SANGKAPURA — Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Dusun Lebak, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Kabupaten Gresik berlangsung penuh kebersamaan. Kegiatan penyembelihan hewan qurban digelar di Langghar Tengah yang berdekatan dengan kediaman Bapak Fauzan, Kamis (28/5/2026).
Momentum Iduladha tersebut tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah qurban, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga dan berbagai elemen masyarakat Pulau Bawean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias mengikuti proses penyembelihan sapi qurban. Warga bersama tokoh masyarakat turut bergotong royong membantu pelaksanaan kegiatan hingga proses distribusi daging qurban kepada masyarakat.
Kepala Desa Lebak, Fadal, S.H., menyampaikan rasa syukur atas semarak pelaksanaan qurban tahun ini yang juga dihadiri keluarga warga dari luar negeri.
“Alhamdulillah, mulai kemarin Dusun Lebak ramai. Banyak keluarga yang datang dari Australia dan Malaysia untuk berkumpul dalam rangka Hari Raya Iduladha,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada hari kedua Iduladha terdapat dua ekor sapi qurban di Dusun Lebak dan tiga ekor sapi di Pondok Pesantren Putri Hasan Jufri. Sementara pada hari sebelumnya, penyembelihan qurban mencapai 17 ekor sapi di Dusun Lebak dan dua ekor sapi di Pondok Pesantren Putra Hasan Jufri.
Menurut Fadal tradisi qurban bukan sekadar berbagi daging kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan persaudaraan antarwarga.
“Momentum Iduladha ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan rasa kepedulian sosial antar sesama,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan qurban menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga dan masyarakat Bawean, termasuk warga yang berada di perantauan maupun luar negeri.
“Dengan kegiatan qurban ini, kami bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan warga Dusun Lebak, baik yang berada di kampung maupun yang datang dari luar negeri,” tambahnya.
Fadal juga menyampaikan bahwa hewan qurban yang disembelih pada hari ini merupakan qurban dari keluarga besar Bapak Bunyamin dan Ibu Hj. Nalifah.
“Qurban pada hari ini merupakan qurban dari keluarga besar Bapak Bunyamin dan Ibu Hj. Nalifah. Kami atas nama masyarakat Dusun Lebak menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian serta kontribusinya kepada masyarakat. Semoga ibadah qurbannya diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Badrun, warga Dusun Lebak yang kini bermukim di Australia. Menurutnya, momentum qurban memiliki makna lebih dari sekadar ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Bawean yang tersebar di berbagai negara.
“Sesungguhnya qurban ini merupakan ajang silaturahmi. Kami bisa berkumpul kembali dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat kampung halaman,” ungkapnya.
Badrun mengaku merasa senang dan terharu melihat kekompakan masyarakat Dusun Lebak yang tetap terjaga hingga sekarang.
Suasana gotong royong dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban dinilainya mencerminkan kuatnya rasa persaudaraan masyarakat Bawean.
Menurutnya, meski banyak warga yang merantau ke luar negeri, hubungan kekeluargaan tetap erat dan selalu terjalin dalam setiap momentum hari besar keagamaan seperti Iduladha.
“Saya merasa guyub dengan kegiatan seperti ini. Semua saling membantu, berkumpul, dan bercanda bersama. Suasana seperti ini yang membuat kami yang di luar negeri selalu rindu pulang kampung,” katanya.
Ia berharap tradisi kebersamaan dan gotong royong dalam pelaksanaan qurban terus dipertahankan oleh generasi muda sebagai bagian dari budaya masyarakat Bawean yang penuh kekeluargaan.
Kegiatan qurban di Dusun Lebak berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya nilai solidaritas dan kebersamaan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha.







