Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep Siap Bangkitkan Semangat Nasionalisme Anak Sejak Dini

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Kamis 28/5/2026 — Semangat cinta tanah air akan kembali menggema di jantung Kota Sumenep. Dalam rangka memperingati Juni Bulan Bung Karno yang masuk dalam rangkaian Sumenep Calendar of Event 2026, sebuah kegiatan penuh edukasi dan nuansa kebangsaan siap digelar meriah di Pendopo Keraton Sumenep.

Melalui kegiatan bertajuk “Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno”, ratusan anak-anak tingkat TK dan SD se-Kabupaten Sumenep akan diajak mengenal lebih dekat sosok Proklamator RI melalui kreativitas seni mewarnai.

Ketua Panitia, Herli Wahyudi, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba biasa, melainkan upaya menanamkan nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap sejarah bangsa sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka mengenal Bung Karno bukan hanya lewat buku, tetapi juga melalui kegiatan kreatif yang menyenangkan dan membangun rasa cinta tanah air,” ujarnya.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 mulai pukul 07.00 WIB itu akan dipusatkan di Pendopo Keraton Sumenep dengan konsep lesehan yang hangat dan penuh nuansa budaya.

Panitia telah menyiapkan berbagai sketsa Bung Karno dengan beragam pose inspiratif. Para peserta hanya perlu membawa perlengkapan mewarnai dan alas gambar sendiri.

Tidak hanya menjadi ajang kreativitas, lomba ini juga dipastikan menghadirkan suasana kompetitif yang positif. Para pemenang nantinya akan mendapatkan piala, sertifikat dari Bupati Sumenep, hingga uang pembinaan.

Antusiasme masyarakat diperkirakan akan membludak, mengingat kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, IGTKI, K3S, hingga sejumlah pelaku UMKM dan media partner.

Herli Wahyudi berharap kegiatan tersebut mampu menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Bung Karno pernah berkata, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Lewat kegiatan ini, kami ingin semangat itu hidup kembali di hati anak-anak Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Red

Berita Terkait

SD Muhammadiyah 1 Bawean dan SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura Gresik Gelar MPLS, Usung Tema “MELINGKARLAH” dengan Konsep Circus Show
GEBRAKAN AWAL TAHUN! MPLS Ramah SDN Panaongan III Dibuka Dua Pengawas Sekaligus, Luncurkan SAKOPENGAN dan Hotline PORAGUS
Wito GPN Bantah Tuduhan Terima Imbalan Rp5 Juta dan Disebut Jadi “Beking” Sekolah, Minta Hak Jawab Dipenuhi
PORAGUS Hadir di SDN Panaongan III, Kepala Sekolah Agus Sugianto Buka Hotline Pengaduan demi Pelayanan yang Responsif dan Melayani
Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Panaongan Sumenep Ditutup Pengajian Akbar, KH Kholil Yasin: Ilmu Tanpa Adab Kehilangan Keberkahan
Pondok Pesantren Al-Arifin Sampang Lepas 121 Siswa, Tegaskan Komitmen Mencetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi
Haru dan Meriah, Malam Wisuda Purna LPI Imaduddin Panaongan Sumenep Jadi Momen Penuh Kenangan
Ketua BPI KPNPA RI Bogor Kritik Keras SPMB, Sebut Hak Pendidikan Anak Bangsa Terabaikan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 13:52 WIB

SD Muhammadiyah 1 Bawean dan SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura Gresik Gelar MPLS, Usung Tema “MELINGKARLAH” dengan Konsep Circus Show

Senin, 13 Juli 2026 - 11:14 WIB

GEBRAKAN AWAL TAHUN! MPLS Ramah SDN Panaongan III Dibuka Dua Pengawas Sekaligus, Luncurkan SAKOPENGAN dan Hotline PORAGUS

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wito GPN Bantah Tuduhan Terima Imbalan Rp5 Juta dan Disebut Jadi “Beking” Sekolah, Minta Hak Jawab Dipenuhi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:45 WIB

PORAGUS Hadir di SDN Panaongan III, Kepala Sekolah Agus Sugianto Buka Hotline Pengaduan demi Pelayanan yang Responsif dan Melayani

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:56 WIB

Haflatul Imtihan LPI Imaduddin di Panaongan Sumenep Ditutup Pengajian Akbar, KH Kholil Yasin: Ilmu Tanpa Adab Kehilangan Keberkahan

Berita Terbaru