SITUBONDO – Kerusakan parah di jalur Pantura wilayah Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, kembali memantik keluhan warga. Lubang besar di badan jalan dengan diameter hampir 50 sentimeter dan kedalaman cukup ekstrem disebut sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas di jalur padat tersebut.
Kondisi jalan rusak itu pun viral di media sosial dan langsung mendapat perhatian warga yang meminta pemerintah segera bertindak sebelum memakan korban.
“Lapor Mas Rio jalan yang berlubang di Suboh itu mohon segera diperbaiki pak. Sebentar lagi libur sekolah, otomatis kendaraan yang akan melintas di jalur Pantura semakin padat. Kami sebagai warga berharap perbaikan jalan selesai sebelum libur sekolah pak,” ujar Fawaiz saat live TikTok Masrio Bupatiku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Situbondo Mas Rio memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Makasih infonya. Kami Pemkab Situbondo akan berkoordinasi dengan Polres dan Balai Besar Nasional,” jawab Mas Rio singkat.
Tak menunggu lama, Satlantas Polres Situbondo langsung turun ke lokasi untuk melakukan langkah mitigasi demi mencegah kecelakaan lalu lintas. Petugas memasang garis polisi di sekitar titik jalan rusak dan memberlakukan sistem buka-tutup arus kendaraan secara bergantian.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, mengingat jalur Pantura merupakan akses vital dengan volume kendaraan tinggi setiap harinya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional. Rencananya minggu depan akan dilakukan perbaikan,” ujar Nanang, Kamis (28/5/2026).
Ia mengakui proses perbaikan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang karena jalur Pantura merupakan penghubung utama Surabaya–Bali yang nyaris tak pernah sepi kendaraan.
“Karena arus lalu lintas cukup padat, kami mengusulkan agar perbaikan bisa segera direalisasikan secepatnya,” katanya.
Hingga kini personel Satlantas Polres Situbondo masih bersiaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan mengantisipasi kecelakaan akibat lubang jalan yang membahayakan pengendara.
Warga berharap perbaikan benar-benar segera dilakukan sebelum arus libur sekolah meningkat dan kondisi jalan semakin memburuk.
Pewarta: Anton








