Doa untuk Sang Proklamator Satukan Ribuan Masyarakat di Sumenep, Semangat Bung Karno Kobarkan Nasionalisme Pemuda

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air menggema kuat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa malam (2/6/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan larut dalam suasana khidmat saat mengikuti kegiatan Doa untuk Sang Proklamator yang digelar DPD KNPI Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Juni Bulan Bung Karno dalam rangkaian Sumenep Calendar of Event 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga ruang refleksi untuk mengenang jasa para pendiri bangsa sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.

Sebanyak 2.050 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, asosiasi wartawan, pelajar tingkat SLTA hingga masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantunan doa yang menggema di kawasan bersejarah itu menghadirkan suasana haru sekaligus kebanggaan. Para peserta bersama-sama memanjatkan doa bagi Bung Karno dan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Ketua Panitia, Alif Rofiq, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai media untuk menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat patriotisme, gotong royong, persatuan, dan cinta tanah air.

“Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda sebagai aset masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Alif menambahkan, pelaksanaan doa secara serentak yang diikuti berbagai elemen masyarakat dari seluruh wilayah Kabupaten Sumenep menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

“Antusiasme peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa masih hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pemikiran dan semangat perjuangan Bung Karno yang tertuang dalam Pancasila masih sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kegiatan tersebut secara khusus diarahkan kepada kalangan pemuda agar tidak hanya mengenal Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi juga memahami gagasan besar dan nilai perjuangan yang diwariskannya kepada bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini dikhususkan bagi pemuda agar mereka mampu melanjutkan semangat perjuangan, menjaga persatuan, dan memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, menilai bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai penerus cita-cita para pendiri bangsa sekaligus motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan nilai kebangsaan agar cita-cita luhur para pendiri bangsa tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, gotong royong, serta nilai kebangsaan agar semangat perjuangan para pendiri bangsa terus hidup,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Doa untuk Sang Proklamator ini, Sumenep tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga warisan nilai-nilai kebangsaan demi masa depan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan berkeadaban.

Penulis : Red

Berita Terkait

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Berita Terbaru