SANGKAPURA – KB-TK Plus dan SDNU An-Nur menggelar Pengajian Akbar dan Tasyakuran Tahfidz Juz 30 di halaman Yayasan Pondok Pesantren (YPP) An-Nur 2, Dusun Sungaitopo, Desa Sungaiteluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jumat malam (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haul dan Hari Lahir (Harlah) ke-3 KB-TK Plus dan SDNU An-Nur.
Acara yang terbuka untuk umum itu dihadiri siswa, wali murid, dewan guru, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Sangkapura. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum tasyakuran atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDNU An-Nur, Ustadz Saifullah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan pengajian akbar dan tasyakuran tahfidz tersebut merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Haul dan Harlah ke-3 KB-TK Plus dan SDNU An-Nur.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan lembaga yang meskipun masih berusia muda, namun mampu menunjukkan berbagai prestasi yang membanggakan. Menurutnya, peserta didik KB-TK Plus maupun SDNU An-Nur kerap meraih juara dalam berbagai kompetisi di tingkat kecamatan maupun Pulau Bawean.
“Alhamdulillah, meskipun usia lembaga kami baru menginjak tiga tahun, berbagai kegiatan dan prestasi terus kami raih. Dalam berbagai perlombaan tingkat kecamatan maupun Pulau Bawean, siswa-siswi kami mampu meraih juara satu, dua, dan tiga. Insya Allah pada 20 Juni mendatang, siswa SDNU An-Nur juga akan mengikuti Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris tingkat provinsi. Semoga dapat melaju hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Saifullah juga melaporkan bahwa rangkaian kegiatan Haul dan Harlah telah berlangsung sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026. Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain Khatmil Qur’an, Ujian Tasmi’, serta Festival Sahabat An-Nur (FSA) yang dikemas dalam bentuk perlombaan tahfidz Al-Qur’an dan mewarnai.
“Festival Sahabat An-Nur tahun ini diikuti oleh 162 peserta dari berbagai lembaga KB, TK, dan RA se-Kecamatan Sangkapura. Alhamdulillah, antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Ia menambahkan, pengajian akbar malam itu sekaligus menjadi bentuk rasa syukur atas capaian para siswa KB-TK Plus dan SDNU An-Nur yang telah menyelesaikan hafalan Juz Amma. Setelah kegiatan tersebut, rangkaian Haul dan Harlah akan ditutup dengan kegiatan jalan sehat gratis untuk masyarakat umum yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026.
Sementara itu, Gus Zahfaid Bajuri dalam tausiyahnya membahas makna haul sebagai momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, ulama, dan guru yang telah mewariskan ilmu serta nilai-nilai keislaman kepada generasi penerus. Menurutnya, haul bukan sekadar mengenang, tetapi juga meneladani perjuangan mereka dalam berdakwah, mendidik, dan membangun umat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi yang berkualitas. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membangun akhlak, karakter, dan kecintaan terhadap agama.

“Orang-orang yang beriman hendaknya mengikuti jejak para ulama dan guru dalam menuntut ilmu serta mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Keimanan harus dibarengi dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik agar dapat melahirkan generasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman merupakan bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan zaman. Karena itu, peran orang tua, guru, dan lingkungan menjadi faktor utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan dekat dengan Al-Qur’an.
Pesan tersebut sejalan dengan komitmen KB-TK Plus dan SDNU An-Nur dalam mengembangkan pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keislaman. Kegiatan pengajian akbar dan tasyakuran tahfidz berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.
Penulis : Abd Hamid








