Dari Masjid Kecil Menjadi Lebih Besar, Pembangunan Masjid Al-Mukarramah Dusun Duku, Desa Sungairujing Capai 50 Persen

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGKAPURA — Pembangunan Masjid Al-Mukarramah di Dusun Duku, Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, yang mulai dikerjakan sejak 23 Oktober 2025, kini telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan selamatan dalam tradisi masyarakat Bawean yang dikenal sebagai manaik kaju, yakni tahapan pemasangan rangka kayu bangunan, yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan Masjid Al-Mukarramah bermula dari keinginan masyarakat untuk memiliki tempat ibadah yang lebih luas dan representatif. Sebelumnya, masjid yang berdiri di lokasi tersebut berukuran relatif kecil dan dinilai sudah tidak mampu menampung seluruh jamaah, terutama saat salat Jumat, salat Id, maupun kegiatan keagamaan lainnya. Atas dasar kebutuhan tersebut, masyarakat bersama tokoh agama dan panitia sepakat merombak bangunan lama dan membangun masjid yang lebih besar.

Tradisi manaik kaju yang digelar sebagai penanda capaian pembangunan 50 persen berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Acara tersebut dihadiri tokoh masyarakat, panitia pembangunan masjid, para ahli tukang bangunan, serta warga setempat yang selama ini terlibat dalam proses pembangunan.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Mukarramah, Muhammad Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pembangunan yang berjalan sesuai harapan. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan semangat gotong royong masyarakat Dusun Duku.

“Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah SWT dan dukungan seluruh masyarakat, pembangunan Masjid Al-Mukarramah dapat berjalan dengan baik hingga mencapai tahap manaik kaju. Ini merupakan momentum yang sangat berarti bagi kami karena menandakan pembangunan telah memasuki fase yang lebih maju,” ujarnya.

Yusuf menjelaskan, sejak awal pembangunan masyarakat memberikan dukungan dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga, material bangunan hingga sumbangan dana. Semangat kebersamaan itu menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan masjid yang menjadi kebutuhan bersama warga.

“Kami sangat bersyukur karena masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pembangunan masjid ini. Banyak warga yang ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang menyumbang tenaga, ada yang memberikan material, dan ada pula yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung pembangunan,” katanya.

Ia berharap semangat gotong royong tersebut terus terjaga hingga pembangunan selesai. Yusuf juga berharap pembangunan Masjid Al-Mukarramah senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT serta membawa manfaat yang besar bagi masyarakat.

“Semoga pembangunan masjid ini berjalan lancar hingga selesai serta membawa keberkahan bagi para donatur, panitia, para pekerja, dan seluruh warga yang turut membantu,” tuturnya.

Selain menjadi sarana ibadah, masjid yang sedang dibangun tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Dengan bangunan yang lebih luas dan representatif, berbagai kegiatan keislaman seperti pengajian, pendidikan Al-Qur’an, peringatan hari besar Islam, hingga pembinaan generasi muda diharapkan dapat berlangsung lebih optimal.

Pelaksanaan selamatan manaik kaju juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bawean tersebut tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga mencerminkan budaya kebersamaan dan solidaritas yang masih kuat di tengah masyarakat.

Dengan capaian pembangunan yang telah mencapai 50 persen, panitia optimistis Masjid Al-Mukarramah dapat terus dibangun sesuai rencana hingga rampung. Dukungan masyarakat yang konsisten serta semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi modal penting dalam mewujudkan masjid yang lebih besar, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan jamaah di Dusun Duku untuk jangka panjang.

Berita Terkait

Sembilan Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Istiqamah Menyalakan Cahaya Kemanusiaan
GEN Sumenep Gelar Dialog Kebudayaan, Generasi Muda Diajak Rawat Jati Diri Bangsa
Temu Yakuza Maneges Kediri: Tegaskan Komitmen Loyalitas dan Jaga Nama Baik Organisasi
Tak Hanya Fokus Pembangunan Rumah Tahfidz Ainun Bani dan Sederet Program Sosial Lainnya, BIP Siapkan Khitan Gratis untuk 1.000 Anak sebagai Wujud Kemanusiaan di Pamekasan
Sejak Dilaunching 8 Hari Lalu, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Bergerak sebagai Gerakan Kemanusiaan Lewat Selasa Berkah
Media Detikzone Terus Istiqamah Realisasikan Program Sedekah Setiap Hari, Senin Berkah Sasar Janda Tua di Dusun Pakotan Sumenep
MWC NU Pasongsongan Resmi Dilantik, Siap Hadirkan Manfaat Nyata bagi Umat dan Masyarakat Sumenep
Program Berbagi Setiap Hari Terus Berlanjut, Detikzone.id Manfaatkan Minggu Berkah Melalui Door to Door ke Dhuafa

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:23 WIB

Dari Masjid Kecil Menjadi Lebih Besar, Pembangunan Masjid Al-Mukarramah Dusun Duku, Desa Sungairujing Capai 50 Persen

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Sembilan Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Istiqamah Menyalakan Cahaya Kemanusiaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:03 WIB

GEN Sumenep Gelar Dialog Kebudayaan, Generasi Muda Diajak Rawat Jati Diri Bangsa

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:25 WIB

Temu Yakuza Maneges Kediri: Tegaskan Komitmen Loyalitas dan Jaga Nama Baik Organisasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:49 WIB

Tak Hanya Fokus Pembangunan Rumah Tahfidz Ainun Bani dan Sederet Program Sosial Lainnya, BIP Siapkan Khitan Gratis untuk 1.000 Anak sebagai Wujud Kemanusiaan di Pamekasan

Berita Terbaru