TNI AL Pastikan Keselamatan Warga, Ratusan Nelayan Khusyuk Ikuti Tradisi Sedekah Laut Asemdoyong Pemalang

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Laut biru di pesisir pantai utara Pemalang ,Jawa Tengah,tak sekadar menjadi sumber penghidupan, tetapi juga pusat denyut nadi budaya masyarakat maritim.

 

Suasana sakral sekaligus meriah terlihat saat ribuan warga dan ratusan nelayan memadati area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asemdoyong, Kecamatan Taman. Mereka berkumpul untuk merayakan puncak tradisi Sedekah Laut pada bulan suro atau Tahun Baru Islam, sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki dari Sang Pencipta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam perayaan yang digelar kental dengan nuansa adat tersebut, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) setempat hadir mengawal ketat jalannya acara,Kehadiran aparat Penjaga kedaulatan laut ini,bukan hanya untuk memeriahkan, melainkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga yang mengikuti prosesi larung sesaji hingga ke tengah laut.

 

Pengawalan Ketat Demi Keselamatan Bersama

Prosesi larung sesaji—yang biasanya berisi kepala kerbau, tumpeng, dan hasil bumi, selalu menjadi momen yang paling dinantikan.

 

Ratusan warga antusias menaiki puluhan kapal nelayan yang dihias sedemikian rupa untuk mengantarkan sesaji ke perairan lepas. Tingginya antusiasme masyarakat ini menuntut kewaspadaan ekstra terkait faktor keselamatan di perairan.

 

Komandan Pos TNI AL (Danposal) Tanjungsari Pemalang Lettu ( P) Haryono menegaskan, bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Sebelum pelarungan dimulai, personel TNI AL bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan kelayakan kapal, memastikan ketersediaan alat keselamatan seperti life jacket, dan mengatur kapasitas muatan setiap kapal agar tidak overload.

 

“Sedekah laut sangat ramai , antusias masyarakat pesisir luar biasa mendukung pelaksanaannya sehingga berjalan degan lancar dan aman, kami menghimbau kepada masyarakat pengunjung, mengingatkan supaya tetap menggunakan alat keselamatan saat berada di atas kapal dan dilaut demi keamanan,” tutur Lettu Haryono,pada Rabu ( 17/6 ).

 

Sementara itu, Seorang pengunjung bernama Desy ( 25 ) mengaku merasa aman dengan kehadiran penjagaan dari Jajaran TNI -AL tersebut,

 

“Alhamdulillah ada pengawalan dari Bapak -bapak TNI -AL di acara sedekah laut Asemdoyong,jadi kita tambah terjamin keamanan dan keselamatan saat ikut prosesi ini,” tuturnya sambil tersenyum.

 

 

Tradisi sedekah laut merupakan warisan budaya leluhur yang luar biasa, kami tetapi harus memastikan bahwa pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan tanpa mengabaikan keselamatan jiwa para peserta yang ikut melaut.

 

Kehadiran jajaran Pos AL Tanjungsari Pemalang, sebagai

simbol sinergi TNI AL dan Masyarakat Maritim.

 

Tradisi turun-temurun ini bukan hanya sekadar seremonial membuang sesaji, tetapi juga sarana memanjatkan doa bersama memohon perlindungan agar nelayan selalu selamat saat mencari ikan dan dijauhkan dari segala marabahaya.

 

Partisipasi aktif TNI AL dalam acara ini mendapat apresiasi hangat dari para tokoh nelayan dan warga setempat. Sinergi yang solid antara TNI AL, Polairud, tokoh adat, dan masyarakat membuktikan kedekatan emosional aparat dengan rakyat. *(Ragil)*

Berita Terkait

Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan
Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?
Ketat dan Transparan Rutan Pemalang Pilih Kandidat Terbaik Program Magang Kemnaker
Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan
Rektor Unitomo Torehkan Prestasi Bergengsi, Raih Penghargaan Gubernur Jatim hingga Dipuji Direktur Kemdiktisaintek
2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan
Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Menyikapi Agenda Kelompok yang Mengaku PSHT di Padepokan Agung Madiun, Kangmas Brigjen TNI (Purn) Widjang Pranjoto: Jangan Abaikan Etika Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Ketat dan Transparan Rutan Pemalang Pilih Kandidat Terbaik Program Magang Kemnaker

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Kebun Pinggir Tol KM 306 Pemalang, Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Kompetensi Guru, SDN Prancak III Sumenep Gelar Workshop Literasi dan Numerasi untuk Dongkrak Rapor Pendidikan

Berita Terbaru