Malam Pelepasan Siswa Kelas VI SDN Pasongsongan 1 Sumenep, Kepsek Mariyatul Qiptiyah Tekankan Pentingnya Akhlak dan Semangat Belajar

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP  – Malam pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Rabu (17/6/2026), tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di bangku sekolah dasar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi panggung kebersamaan yang memadukan pendidikan, seni, dan pelestarian budaya lokal.

Ratusan wali murid, tokoh masyarakat, dan tamu undangan memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan para siswa yang telah dipersiapkan sejak beberapa pekan terakhir. Berbagai pertunjukan seni ditampilkan secara bergantian, mulai dari pembacaan puisi, tari kreasi, hingga kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep.

Di antara seluruh penampilan yang ditampilkan malam itu, Tari Topeng Dalang Sumenep menjadi salah satu sajian yang paling menyita perhatian. Dengan balutan busana tradisional dan iringan musik gamelan, para siswa tampil percaya diri membawakan salah satu warisan budaya yang telah lama menjadi identitas Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Selain menjadi hiburan, Tari Topeng Dalang juga dinilai menjadi pengingat bahwa budaya daerah tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.

Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiyah, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan perpisahan sengaja dikemas tidak hanya sebagai seremoni pelepasan siswa, tetapi juga sebagai sarana mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, termasuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya dan lingkungan tempat mereka tumbuh.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenang malam perpisahan ini sebagai acara seremonial semata, tetapi juga sebagai pengalaman berharga tentang pentingnya menjaga budaya daerah. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bahwa pendidikan tidak hanya diperoleh dari buku pelajaran, tetapi juga dari nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, komite sekolah, wali murid, dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan acara menjadi bukti bahwa pendidikan akan berjalan lebih optimal apabila sekolah dan orang tua saling mendukung dalam membimbing anak-anak.

Mariyatul Qiptiyah juga berpesan kepada para siswa kelas VI agar terus melanjutkan pendidikan dengan semangat dan rasa percaya diri.

“Hari ini menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan anak-anak. Setelah enam tahun belajar bersama di SDN Pasongsongan 1, kini saatnya mereka melanjutkan perjalanan menuju jenjang berikutnya. Kami berharap mereka tetap semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta terus berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Peremluan inspiratif ini mengaku bangga dapat menyaksikan perkembangan para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.

“Kami tentu memiliki banyak kenangan bersama mereka. Sebagai guru, kebahagiaan terbesar adalah melihat anak-anak tumbuh, belajar, dan berhasil melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga apa yang mereka peroleh selama di sekolah ini dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita di masa depan,” tambahnya.

Selain dihadiri orang tua siswa, acara tersebut juga dihadiri Kepala Desa Pasongsongan, Ketua dan Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan, serta sejumlah kepala sekolah dasar di wilayah setempat.

Menjelang akhir kegiatan, suasana perlahan berubah menjadi lebih khidmat. Di balik senyum para siswa yang menikmati malam perpisahan, tersimpan perasaan haru karena kebersamaan yang telah terjalin selama enam tahun akan segera menjadi kenangan. Namun bagi SDN Pasongsongan 1, malam iini bukan sekadar perpisahan, melainkan awal langkah baru bagi para siswa untuk melanjutkan perjalanan dan menggapai masa depan yang mereka impikan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran
Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu
TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III
Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan
BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa
SDN Panaongan III Jadi Contoh Konsistensi Jalankan Perbup Bahasa Madura dalam Safari Pendidikan Sumenep
Dari Blangkon ke Buku, Agus Sugianto Tinggalkan Jejak Untuk Masa Depan SDN Panaongan III Sumenep
Kilas Nostalgia Himpun Alumni IQDA 1997–2026, IKA UIN Madura Resmi Diluncurkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Jumat, 18 September 2026 - 13:01 WIB

Sovi Kurnia Dewi Sampaikan Terima Kasih, PPPK Paruh Waktu Sumenep Berharap Berlanjut ke Penuh Waktu

Selasa, 15 September 2026 - 21:43 WIB

TAGIGA: Dari Suara Siswa, Tumbuh Budaya Qur’ani di SDN Panaongan III

Senin, 14 September 2026 - 16:37 WIB

Upacara Senin yang Penuh Haru di SDN Panaongan III, Guru Senior Purna Tugas Diberi Penghormatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

BIAS di SDN Panaongan III: Imunisasi, Edukasi Kusta, dan Pelajaran Kesehatan yang Disambut Hangat Siswa

Berita Terbaru