Hari ke-35 Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Menjadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan Meraih Ridha Allah SWT

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Warga dhuafa menerima bantuan dari tim Detikzone.id dalam Program Berbagi Setiap Hari yang memasuki hari ke-35. Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door sebagai implementasi Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim dan wujud kepedulian sosial Detikzone.id kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ket Foto: Warga dhuafa menerima bantuan dari tim Detikzone.id dalam Program Berbagi Setiap Hari yang memasuki hari ke-35. Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door sebagai implementasi Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim dan wujud kepedulian sosial Detikzone.id kepada masyarakat yang membutuhkan.

SUMENEP, Ahad, 5 Juli 2026 – Tidak semua orang yang hidup dalam kesulitan mampu menceritakan keadaannya. Banyak di antara mereka memilih bertahan dalam diam, menjalani hari demi hari dengan segala keterbatasan tanpa pernah mengeluh ataupun meminta belas kasihan.

Mereka tinggal di rumah-rumah sederhana di pelosok desa, di gang-gang sempit, dan sudut-sudut kampung yang jarang tersentuh perhatian. Di balik dinding yang mulai lapuk dan atap yang sederhana, tersimpan kisah tentang perjuangan, kesabaran, dan harapan yang tak pernah padam.

Kepedulian terhadap mereka kembali diwujudkan Detikzone.id melalui Program Berbagi Setiap Hari yang kini memasuki hari ke-35. Seperti hari-hari sebelumnya, tim Detikzone.id menyusuri berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep untuk mendatangi langsung rumah-rumah warga dhuafa dan menyerahkan bantuan secara door to door.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara ini sengaja dipilih agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi ruang untuk mendengar langsung cerita kehidupan mereka. Bagi Detikzone.id, setiap kunjungan bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan perhatian, menguatkan semangat, dan memastikan bahwa mereka tidak sedang berjuang sendirian.

Di setiap rumah yang dikunjungi, selalu ada kisah yang menyentuh hati. Ada lansia yang hidup sebatang kara di usia senja, ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya dengan penghasilan yang sangat terbatas, buruh harian yang setiap pagi bekerja tanpa kepastian upah, nelayan yang menggantungkan hidup pada cuaca, pedagang kecil yang bertahan di tengah sepinya pembeli, hingga penyandang disabilitas yang tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh ketabahan.

Semua cerita itu menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Bukan semata-mata karena nilai bantuan yang diberikan, tetapi karena mereka membutuhkan kepedulian, perhatian, dan keyakinan bahwa masih ada orang yang mau hadir untuk mereka.

Program Berbagi Setiap Hari merupakan implementasi nyata dari Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, sebuah konsep yang dikembangkan Detikzone.id agar media tidak hanya menjalankan fungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan bahwa perjalanan selama 35 hari berturut-turut justru semakin menguatkan keyakinan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga melalui tindakan nyata.

“Setiap hari kami melihat begitu banyak pelajaran kehidupan. Kami belajar tentang kesabaran dari para lansia, belajar tentang keteguhan dari para ibu yang terus berjuang demi anak-anaknya, dan belajar tentang rasa syukur dari mereka yang tetap tersenyum meski hidup dalam keterbatasan. Semua itu menjadi pengingat bahwa berbagi bukan soal seberapa besar yang diberikan, tetapi tentang keikhlasan untuk hadir bagi sesama,” ujarnya.

Menurutnya, Program Berbagi Setiap Hari bukanlah kegiatan seremonial ataupun untuk mencari popularitas. Program tersebut lahir dari keyakinan bahwa media memiliki peran lebih besar daripada sekadar memberitakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kalau media hanya datang untuk mengambil gambar, menulis berita tentang kesedihan masyarakat, lalu pergi begitu saja, tentu ada yang belum sempurna. Kami ingin hadir lebih dekat, mengetuk pintu rumah mereka, mendengar cerita hidupnya, lalu berbagi sesuai kemampuan yang kami miliki. Mungkin bantuan ini tidak mampu mengubah seluruh kehidupan mereka, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menghadirkan harapan,” katanya.

Selama 35 hari berjalan tanpa henti, Program Berbagi Setiap Hari telah menjangkau berbagai kalangan, mulai dari anak yatim, kaum dhuafa, penyandang disabilitas, lansia sebatang kara, nelayan, pemulung, tukang becak, pedagang kecil, buruh harian, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan.

Komitmen sosial Detikzone.id juga diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan lainnya, seperti santunan rutin anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien yang dirawat di Rumah Sakit, renovasi musala, bantuan rumah tidak layak huni, penyaluran Al-Qur’an, pembagian sembako, hingga bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Jurnalis yang identik dengan kopiah hitamnya ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Detikzone.id, dan relasi kerja dan masyarakat yang terus mendukung perjalanan Program Berbagi Setiap Hari sehingga dapat terus berlangsung hingga hari ini.

“Program ini tidak akan berjalan tanpa doa dan dukungan,” ucapnya.

Ia berharap gerakan kecil yang dilakukan Detikzone.id dapat menjadi inspirasi bahwa kepedulian tidak harus menunggu menjadi kaya. Siapa pun dapat berbagi sesuai kemampuan masing-masing, karena sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan.

“Selama Allah SWT masih memberikan kesehatan, kesempatan, dan rezeki, insyaallah Program Berbagi Setiap Hari akan terus kami jalankan. Kami ingin membuktikan bahwa media bukan hanya tempat lahirnya berita, tetapi juga tempat tumbuhnya kepedulian. Sebab pada akhirnya, berita yang paling indah bukanlah yang paling banyak dibaca, melainkan ketika kehadiran media mampu menghadirkan senyum, mengurangi beban hidup masyarakat, dan menjadi jalan kebaikan bagi sesama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT
Hari Kedua di Bawean Gresik, Anggota DPR RI Partai Golkar Tinjau Program BSPS dan Serap Aspirasi Warga 
Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Kunjungi Pulau Bawean Gresik, Hadiri Muscam dan Serap Aspirasi Masyarakat
Peresmian Bedah Rumah di Pamekasan Berubah Jadi Tausiyah Penuh Hikmah, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Kikir adalah Sifat yang Dicintai Iblis
Detikzone.id Buktikan Jurnalisme Kemanusiaan, Hari ke-34 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep Terus Menjangkau Dhuafa
Ketika Media Menjadi Cahaya, Hari ke-33 Detikzone.id Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep Kembali Menguatkan Warga Dhuafa Secara Door to Door
PLN Nusantara Power UP Gresik Bersama Pokmaswas Hijau Daun dan Pokdarwis Sejahtera Gili Transplantasi Terumbu Karang di Bawean Gresik
Hari ke-32 Program Detikzone Berbagi Setiap Hari Tetap Sasar Pencari Nafkah Jalanan yang Belum Tersentuh, Bukti Dakwah Sosial dan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Terus Istiqamah

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:47 WIB

Hari Kedua di Bawean Gresik, Anggota DPR RI Partai Golkar Tinjau Program BSPS dan Serap Aspirasi Warga 

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:41 WIB

Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Kunjungi Pulau Bawean Gresik, Hadiri Muscam dan Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:26 WIB

Peresmian Bedah Rumah di Pamekasan Berubah Jadi Tausiyah Penuh Hikmah, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Kikir adalah Sifat yang Dicintai Iblis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:58 WIB

Detikzone.id Buktikan Jurnalisme Kemanusiaan, Hari ke-34 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep Terus Menjangkau Dhuafa

Berita Terbaru