Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul: Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Perkuat Penjagaan Moral Bangsa di Tengah Isu Kampanye LGBT

Menulis

SUMENEP – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, KH Moh. Shaleh Abdurahman, menyatakan dukungan penuh terhadap sikap MUI se-Madura dalam memperkuat upaya menjaga moral bangsa dari berbagai tantangan sosial, termasuk kampanye LGBT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) MUI Madura yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Masaran, Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (5/7/2026). Rakorwil dihadiri jajaran pengurus MUI dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep untuk membahas sejumlah isu strategis di tingkat lokal maupun nasional.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah beredarnya video di media sosial yang menampilkan aksi yang dinilai tidak pantas dalam kegiatan hari besar keagamaan dan haflah. MUI Madura menilai fenomena tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi sesuatu yang dianggap lumrah di tengah masyarakat.

Ketua Umum MUI Kabupaten Pamekasan, KH Ali Rahbini Abd. Latif, selaku tuan rumah kegiatan, mengatakan bahwa meskipun peristiwa tersebut bersifat kasuistis, MUI berkewajiban memberikan panduan dan edukasi kepada masyarakat.

“Fenomena seperti ini tidak boleh dibiarkan menjadi normalisasi. Karena itu, MUI perlu hadir memberikan panduan dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain isu tersebut, Rakorwil juga membahas maraknya kampanye LGBT yang dinilai menjadi tantangan di bidang sosial dan budaya. Koordinator MUI Madura yang juga Ketua Umum MUI Kabupaten Bangkalan, KH Muhammad Makki Nasir, menyampaikan bahwa persoalan tersebut dipandang sebagai salah satu ancaman terhadap ketahanan sosial masyarakat.

Menurutnya, MUI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai agama, moral bangsa, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap langkah MUI Pusat yang tengah menyusun naskah akademik sebagai bahan untuk mendorong pembentukan regulasi terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumenep, KH Moh. Shaleh Abdurahman, menegaskan bahwa upaya menjaga moral generasi muda harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, berbagai perilaku yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi sesuatu yang dianggap biasa.

“Kami mendukung penuh sikap MUI Madura. Fenomena LGBT harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya terhadap generasi muda sangat serius. Dalam pandangan kami, ancamannya dapat disejajarkan dengan bahaya narkoba karena sama-sama berpotensi merusak masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, ruang publik perlu tetap menjadi ruang yang sehat bagi tumbuh kembang generasi muda dengan mengedepankan nilai-nilai moral, etika, serta ajaran agama.

“Perilaku yang menyimpang tidak boleh dinormalisasi melalui berbagai bentuk kampanye di ruang publik. Karena itu diperlukan peran bersama ulama, pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat pembinaan moral,” pungkasnya.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari Kedua di Bawean Gresik, Anggota DPR RI Partai Golkar Tinjau Program BSPS dan Serap Aspirasi Warga 
Hari ke-35 Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Menjadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan Meraih Ridha Allah SWT
Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Kunjungi Pulau Bawean Gresik, Hadiri Muscam dan Serap Aspirasi Masyarakat
Peresmian Bedah Rumah di Pamekasan Berubah Jadi Tausiyah Penuh Hikmah, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Kikir adalah Sifat yang Dicintai Iblis
Detikzone.id Buktikan Jurnalisme Kemanusiaan, Hari ke-34 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep Terus Menjangkau Dhuafa
Ketika Media Menjadi Cahaya, Hari ke-33 Detikzone.id Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep Kembali Menguatkan Warga Dhuafa Secara Door to Door
PLN Nusantara Power UP Gresik Bersama Pokmaswas Hijau Daun dan Pokdarwis Sejahtera Gili Transplantasi Terumbu Karang di Bawean Gresik
Hari ke-32 Program Detikzone Berbagi Setiap Hari Tetap Sasar Pencari Nafkah Jalanan yang Belum Tersentuh, Bukti Dakwah Sosial dan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Terus Istiqamah

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:50 WIB

Ketua MUI Sumenep Dukung Sikap MUI Madura Hadapi Kampanye LGBT

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:38 WIB

Hari ke-35 Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Menjadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan Meraih Ridha Allah SWT

Minggu, 5 Juli 2026 - 01:41 WIB

Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Kunjungi Pulau Bawean Gresik, Hadiri Muscam dan Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:26 WIB

Peresmian Bedah Rumah di Pamekasan Berubah Jadi Tausiyah Penuh Hikmah, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Kikir adalah Sifat yang Dicintai Iblis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:58 WIB

Detikzone.id Buktikan Jurnalisme Kemanusiaan, Hari ke-34 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep Terus Menjangkau Dhuafa

Berita Terbaru