BAWEAN – Tiga anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar menggelar pertemuan bersama para kepala desa se-Pulau Bawean di Hotel Miranda, Kecamatan Sangkapura, Minggu (5/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian hari kedua kunjungan kerja sekaligus forum untuk menyerap aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, transportasi, pelayanan publik, pertanian, perikanan, hingga pengembangan sektor pariwisata.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi V Dr. H. Ali Mufthi, M.Si., Anggota Komisi VI Ahmad Labib, M.Hum., serta Anggota Komisi IV Eko Wahyudi, didampingi jajaran pengurus Partai Golkar Jawa Timur dan Kabupaten Gresik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Labib, M.Hum., mengatakan pertemuan bersama para kepala desa menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Bawean.
“Kami menyambung silaturahmi sekaligus berdiskusi untuk membangun Bawean. Sebagai wakil masyarakat, kami ingin mendengar langsung aspirasi para kepala desa agar bisa menjadi bahan perjuangan di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.
Menurut Ahmad Labib, beragam persoalan disampaikan dalam forum tersebut. Di sektor pertanian, para kepala desa mengeluhkan distribusi subsidi pupuk yang dinilai belum merata serta perlunya pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi maupun dam untuk mendukung produktivitas pertanian.
Dari sektor perikanan, kelompok nelayan mengusulkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) guna mempermudah kebutuhan bahan bakar saat melaut. Sementara itu, beberapa kepala desa juga menyampaikan kekhawatiran atas berkurangnya anggaran pembangunan desa yang dinilai berdampak pada pelaksanaan program pembangunan di tingkat desa.
Selain itu, para kepala desa berharap hasil pertanian dan peternakan masyarakat dapat terserap melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani dan peternak. Dalam pertemuan tersebut juga muncul usulan perluasan area landasan pacu bandara di Pulau Bawean untuk meningkatkan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Ahmad Labib menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan telah dicatat untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
“Semua aspirasi sudah kami tampung. Ada yang bisa langsung kami respons sesuai bidang dan kewenangan kami, ada pula yang akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah agar dapat menjadi perhatian bersama,” katanya.
Melalui forum dialog tersebut, para anggota DPR RI berharap berbagai aspirasi masyarakat Bawean dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Pulau Bawean.
Penulis : Abd Hamid







