PAMEKASAN, Detikzone.id – Owner CV. Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan, H. Bambang Budianto, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Seminar dan Musyawarah Daerah (Musda) Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) Korda Madura 2026 yang mengangkat tema “Tembakau, Garam, Migas dan Upaya Sunyi Petani Madura Mencari Keadilan.”
Menurut H. Bambang Budianto, seminar tersebut merupakan momentum strategis untuk menyatukan gagasan dari kalangan akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani Madura.
Ia menegaskan, Madura merupakan daerah yang dianugerahi potensi luar biasa di sektor tembakau, garam, dan migas. Namun, potensi tersebut harus mampu menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat, khususnya para petani sebagai ujung tombak perekonomian daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mahasiswa memiliki peran besar sebagai agen perubahan. Melalui forum ilmiah seperti ini, saya berharap lahir gagasan-gagasan yang konstruktif, objektif, dan mampu menjadi rekomendasi bagi pemerintah maupun seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar H. Bambang Budianto.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak hanya melihat persoalan dari sisi kritik semata, tetapi juga bersama-sama membangun solusi yang dapat memperkuat sektor pertanian, perkebunan tembakau, pergaraman, serta pengelolaan sumber daya migas di Madura.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan mahasiswa menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.
“Potensi Madura sangat besar. Yang dibutuhkan saat ini adalah kolaborasi dan komitmen bersama agar kekayaan daerah benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Saya berharap seminar ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu melahirkan rekomendasi yang bisa diwujudkan menjadi langkah nyata,” tegasnya.
H. Bambang Budianto juga mengapresiasi FL2MI Korda Madura yang dinilainya berani mengangkat isu-isu strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral dan intelektual yang mampu mengawal kebijakan publik secara kritis, objektif, dan solutif.
“Saya mendukung penuh kegiatan ini. Semoga Seminar dan Musda FL2MI Korda Madura menjadi awal lahirnya pemikiran-pemikiran besar untuk kemajuan Madura, serta mampu memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau, petani garam, nelayan, dan seluruh masyarakat Madura,” pungkasnya.







