Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinasi Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo dengan Tim Dinas Kesehatan Situbondo

Koordinasi Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo dengan Tim Dinas Kesehatan Situbondo

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo menunjukkan keberpihakannya kepada para pekerja sektor pertembakauan dengan mengalokasikan sebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kebijakan ini menjadi angin segar bagi ribuan buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang selama ini menjadi tulang punggung industri hasil tembakau di daerah tersebut.

Melalui Dinas Sosial, Pemkab Situbondo memastikan bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor tembakau namun belum tersentuh berbagai program bantuan sosial lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) menjelaskan, BLT DBHCHT merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan manfaat dana cukai dapat dirasakan langsung oleh kelompok yang berkontribusi terhadap industri hasil tembakau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BLT DBHCHT merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian tembakau serta buruh pabrik rokok yang belum terjangkau oleh bantuan sosial lainnya,” ujarnya.

Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi sekaligus menjaga daya beli keluarga penerima manfaat.

Dinas Sosial menetapkan dua kelompok utama sebagai sasaran penerima bantuan, yakni buruh tani tembakau yang merupakan warga Kabupaten Situbondo serta buruh pabrik rokok yang bekerja di wilayah Situbondo, termasuk pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pemerintah menilai kedua kelompok tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau sekaligus menjadi kelompok yang rentan terhadap gejolak ekonomi.

Pada tahap awal, sebanyak 4.444 keluarga telah masuk dalam daftar calon penerima BLT DBHCHT. Namun, jumlah tersebut masih akan melalui proses verifikasi dan validasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Situbondo mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang bersumber dari DBHCHT Tahun 2026.

Melalui program ini, pemerintah berharap kehadiran BLT tidak hanya meringankan beban ekonomi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan sosial yang mampu menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah. (ADV)

Penulis : HM

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru