Jaringan Eror, Oknum ASN Dispendukcapil Probolinggo Bubar Lebih Awal dan Tantang Wartawan

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam mengedepankan pelayanan publik yang ramah, optimal, dan humanis tercoreng oleh aksi arogan oknum aparatur sipil negara (ASN). Alih-alih menjadi pelayan masyarakat yang solutif, sejumlah oknum di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat justru membubarkan diri sebelum jam kerja usai, hanya karena kendala teknis.

Pantauan di lapangan menunjukkan ruang pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo mendadak lengang sejak pukul 15.00 WIB. Padahal, jam dinas resmi bagi ASN di lingkungan pemkab belum berakhir.Informasi yang dihimpun menyebutkan, sistem jaringan kependudukan memang mengalami gangguan (error) kurang lebih sejak pukul 14.00 WIB,rabu (5/8/2026)

Namun, bukannya bersiaga menunggu sistem pulih atau memberikan penjelasan yang menyejukkan, petugas loket justru menyuruh para pemohon pulang dan meminta mereka kembali keesokan harinya.Sikap tidak profesional ini diperparah oleh celetukan ketus salah satu karyawati Dispendukcapil saat bersiap meninggalkan kantor. Dengan nada jumawa, ia berdalih tidak ada yang mau dikerjakan di tempat kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Meski belum jam pulang, apa yang mau dikerjakan? Jaringan sedang error,” ujarnya ketus.Ironisnya, saat menyadari ada awak media yang memantau situasi tersebut, oknum karyawati ini bukannya mengevaluasi diri, melainkan justru menantang jurnalis dengan sikap menantang dihadapan teman sekatornya.”Beritakan saja ini nama saya, saya tidak takut!” ucapnya penuh kesombongan, memamerkan arogansi yang jauh dari cerminan seorang abdi negara.

 

Merespons kejadian ini, Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Imron, memberikan penegasan baku terkait aturan kedisiplinan ASN. Ia menyatakan bahwa gangguan teknis sama sekali tidak bisa dijadikan pembenaran untuk meninggalkan posko pelayanan lebih awal.”ASN pulang harus sesuai jam kerja. Kalau jaringan error, bukan sebagai alasan untuk pulang awal. Aturan ini berlaku sama bagi ASN maupun P3K. Jika menerapkan 5 hari kerja, maka jam pulang adalah pukul 16.00 WIB. Kalau 6 hari kerja, beda lagi jadwalnya,” tegas Imron via pesan singkat.

 

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengaku belum menerima laporan resmi terkait insiden memalukan di hilir pelayanan publik tersebut.”Saya belum mendapatkan informasi itu. Besok akan saya tanyakan dulu, atau bisa tanyakan langsung ke OPD-nya,” kata Ugas saat dikonfirmasi.Selama ini, Pemkab Probolinggo dikenal selalu mengedepankan slogan pelayanan yang ramah, optimal, dan humanis kepada setiap masyarakat yang membutuhkan administrasi kependudukan. Namun, tindakan oknum di lapangan justru mencederai komitmen tersebut.Masyarakat dan berbagai pihak kini mendesak Pemkab Probolinggo untuk segera mengambil langkah nyata dan taktis guna menertibkan kedisiplinan pegawai, serta memberikan sanksi tegas bagi oknum yang bersikap arogan kepada publik maupun kontrol sosial.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Wabup Sumenep Sulap Lomba Memasak Mie Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Gotong Royong
Tak Perlu Banyak Aplikasi, Kemendagri Wajibkan Pemda Gunakan SP4N-LAPOR!
Apresiasi Ponpes Wali Barokah, Kapolres Kediri Kota Siap Dukung Program Sosial dan Kedisiplinan Santri
Berbasis Keahlian, Pemkab Probolinggo Lantik Belasan Pejabat Fungsional Baru
Kader Berkualitas Jadi Fondasi Keluarga Sehat, Gus Qowim Apresiasi Semangat Belajar Kader Pokja IV TP PKK Kota Kediri
Bangun Sinergi Sejak Awal Bertugas, Kapolres Kediri Temui Ulama dan Bupati
Cetak SDM Konstruksi Berdaya Saing, DPUPR Probolinggo Genjot Sertifikasi Pekerja Level 4 dan 5
Gus Qowim: Tata Kelola dan Kepastian Hukum Kunci Mencegah Konflik Tanah Wakaf

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Jaringan Eror, Oknum ASN Dispendukcapil Probolinggo Bubar Lebih Awal dan Tantang Wartawan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Tak Perlu Banyak Aplikasi, Kemendagri Wajibkan Pemda Gunakan SP4N-LAPOR!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Apresiasi Ponpes Wali Barokah, Kapolres Kediri Kota Siap Dukung Program Sosial dan Kedisiplinan Santri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Berbasis Keahlian, Pemkab Probolinggo Lantik Belasan Pejabat Fungsional Baru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Kader Berkualitas Jadi Fondasi Keluarga Sehat, Gus Qowim Apresiasi Semangat Belajar Kader Pokja IV TP PKK Kota Kediri

Berita Terbaru