Hari ke-80 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Ibu Hamil Dhuafa yang Akan Melahirkan di RSUD Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Di tengah penantian kelahiran buah hati, seorang nelayan dari Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, justru harus berhadapan dengan keterbatasan ekonomi. Saat istrinya membutuhkan perawatan di rumah sakit, uang yang berada di tangannya hanya Rp100 ribu.

AJ, seorang nelayan, datang ke kediaman Redaksi Detikzone.id dengan berjalan kaki. Ia tidak memiliki sepeda motor dan memilih berjalan kaki untuk menghemat pengeluaran. Tujuannya satu, mencari bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya selama berada di RSUD Sumenep.

Kamis (20/8/2026) menjadi hari yang berbeda bagi AJ dan keluarganya. Sang istri, HF, harus menjalani persalinan di RSUD Sumenep. Di tengah kondisi tersebut, AJ hanya mampu membawa uang Rp100 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uang tersebut tentu sangat terbatas jika harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama di rumah sakit, terlebih setelah bayinya lahir akan ada berbagai perlengkapan yang harus disiapkan.

Kisah tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id yang memasuki hari ke-80.

Mendengar kondisi AJ, Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, walau dalam keadaan sakit kemudian mengantarkannya kembali ke RSUD Sumenep agar AJ  menemani istrinya (HF).

HF saat itu didampingi AJ dan putri sulung mereka. Di rumah sakit tersebut, bantuan untuk kebutuhan keluarga diserahkan oleh Pimpinan Redaksi Detikzone.id yang turut didampingi istrinya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga selama HF menjalani proses persalinan.

Igusty Madani juga menyampaikan kesediaannya untuk mengantarkan keluarga tersebut pulang ke Pasongsongan setelah HF menjalani operasi caesar dan diperbolehkan pulang.

UHC Ringankan Beban Pelayanan Kesehatan

Kondisi ekonomi keluarga AJ memang terbatas. Namun, untuk pelayanan kesehatan, HF mendapatkan kemudahan melalui penerapan Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Sumenep.

RSUD Sumenep di bawah kepemimpinan Direktur dr. Erliyanti telah menerapkan layanan UHC sesuai ketentuan yang berlaku.

Program tersebut membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Namun, kebutuhan keluarga selama berada di rumah sakit tetap tidak seluruhnya berkaitan dengan biaya pelayanan medis.

Kebutuhan makan, transportasi keluarga, kebutuhan pendamping, hingga perlengkapan bayi tetap menjadi persoalan yang harus dipikirkan, terutama bagi keluarga dengan penghasilan tidak tetap seperti AJ.

Karena itu, bantuan melalui Program Sedekah Setiap Hari diarahkan untuk membantu kebutuhan keluarga tersebut selama menjalani proses persalinan.

AJ dan HF mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Keduanya juga menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang mereka rasakan selama berada di RSUD Sumenep.

Mereka berharap RSUD Sumenep terus menjadi rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan ramah dan terbaik bagi masyarakat, termasuk warga kurang mampu yang datang dari pelosok Kabupaten Sumenep.

Hari ke-80, Jurnalisme dan Kepedulian Terus Berjalan

Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id kini telah memasuki hari ke-80.

Selama perjalanan tersebut, program sosial itu telah menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari lansia, janda lanjut usia, anak yatim, penyandang disabilitas, abang becak, pemulung, buruh harian hingga keluarga dhuafa di pelosok desa.

Hari ke-80 kembali menghadirkan cerita berbeda.

Kali ini, bantuan diberikan kepada keluarga dhuafa yang sedang menanti kelahiran buah hati dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki harta berlebih.

“Jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Jangan menunggu punya banyak untuk berbagi. Kalau kita memiliki sedikit dan sedikit itu bisa membantu orang lain, maka jangan takut untuk memberikannya. Karena belum tentu besok kita masih hidup,” katanya.

Menurutnya, perjalanan Sedekah Setiap Hari bukan semata-mata tentang nominal bantuan. Yang lebih penting adalah menjaga agar kepedulian tetap hidup dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.

“Kami tidak butuh panggung. Kami tidak sedang mencari tepuk tangan. Kami hanya ingin apa yang Allah titipkan dari rezeki, meskipun tidak banyak, bisa menjadi manfaat bagi orang lain,” tegasnya.

Bagi AJ, uang Rp100 ribu mungkin adalah seluruh kemampuan yang dimilikinya saat itu.

Namun perjalanan seorang nelayan tersebut dari Pasongsongan menuju rumah sakit menunjukkan betapa beratnya perjuangan sebuah keluarga ketika kebutuhan datang bersamaan dengan keterbatasan.

Hari ke-80 pun menjadi pengingat bahwa di balik angka dan rutinitas program, selalu ada kisah manusia.

Ada seorang ibu yang menunggu kelahiran.

Ada seorang ayah yang berjuang dengan keterbatasannya.

Ada seorang anak yang menanti adiknya lahir.

Dan ada kepedulian yang hadir untuk membantu mereka melewati salah satu hari paling penting dalam kehidupan keluarganya.

Hari berganti, tetapi kepedulian tak boleh berhenti.

Dengan semangat “Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim”, Detikzone.id berupaya menjadikan jurnalisme bukan hanya sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai jalan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Sebab, terkadang bantuan yang terlihat sederhana justru menjadi sangat berarti ketika diberikan kepada mereka yang sedang berada di titik paling membutuhkan.

Penulis : Nur Hartatik

Berita Terkait

Hari ke-79 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone Sasar Dhuafa di Pelosok Sumenep
Belum Tentu Besok Kita Masih Hidup, Dingin Malam Tak Memadamkan Perjuangan Hari ke-78 Sedekah Detikzone.id di Sumenep
Ponpes Wali Barokah Kota Kediri Semarakkan HUT RI ke-81 Gelar Lomba Rakyat dan Parade Kemerdekaan
Hari ke-77, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Sasar Dhuafa Sakit dan Anak Yatim
Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep
Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng
Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Hari ke-80 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Ibu Hamil Dhuafa yang Akan Melahirkan di RSUD Sumenep

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Hari ke-79 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone Sasar Dhuafa di Pelosok Sumenep

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Belum Tentu Besok Kita Masih Hidup, Dingin Malam Tak Memadamkan Perjuangan Hari ke-78 Sedekah Detikzone.id di Sumenep

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Ponpes Wali Barokah Kota Kediri Semarakkan HUT RI ke-81 Gelar Lomba Rakyat dan Parade Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Hari ke-77, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Sasar Dhuafa Sakit dan Anak Yatim

Berita Terbaru