SANGKAPURA — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dispendik Korwil V Bawean menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Jumat (4/9/2026), di Kantor Dispendik Korwil V Bawean, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” dan subtema “Menguatkan Peran Perempuan sebagai Pilar Keluarga dan Inspirasi Kebaikan.”
Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi keluarga besar DWP Dispendik Korwil V Bawean sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DWP Sangkapura, Ny. Qurratu Aini Sahrani Nur, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Nyai Ulfatun Najihah, M.Hi., yang telah hadir dan berkenan memberikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh anggota DWP Dinas Pendidikan yang hadir sebagai bentuk kecintaan sekaligus penghargaan kepada para suami yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, mari kita bersama-sama meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau, terutama dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan serta kepada Ketua Dispendik Korwil V Bawean atas dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menambah ilmu, mengenang perjuangan Rasulullah SAW, serta mengambil keteladanan beliau sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan yang mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga dan inspirasi kebaikan di tengah masyarakat.
“Perempuan memiliki peran penting sebagai pilar keluarga, terutama dalam memberikan pendidikan karakter dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dispendik Korwil V Bawean, Sahrani Nur, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan peringatan Maulid Nabi dapat terlaksana.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi. Ini merupakan momentum kebersamaan kita,” tuturnya.
Ia memberikan apresiasi kepada pengurus DWP Sangkapura yang telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan DWP tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menunjukkan peran aktif organisasi dalam mendukung kebersamaan dan kegiatan positif di lingkungan keluarga besar pendidikan.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kepada pengurus DWP Sangkapura yang telah melaksanakan berbagai kegiatan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan baik seperti ini terus dilaksanakan,” harapnya.
Ia juga berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam sikap, perilaku, serta pengabdian sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Nyai Ulfatun Najihah, M.Hi.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak para peserta menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam membangun keluarga dan membentuk karakter generasi penerus.
Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah membawa perubahan besar dalam peradaban manusia. Melalui perjuangan beliau, kehidupan manusia mengalami perubahan dari zaman jahiliyah menuju kehidupan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, termasuk dalam mengangkat derajat dan memuliakan perempuan.

Dalam konteks peran perempuan sebagai pilar keluarga, Nyai Ulfatun Najihah menjelaskan terdapat empat sifat penting yang perlu dimiliki perempuan.
Pertama, siddiq, yaitu senantiasa bersikap jujur dalam perkataan maupun perbuatan. Kejujuran menjadi landasan penting dalam membangun kepercayaan di dalam keluarga.
Kedua, menjaga kehormatan diri, yakni menjaga martabat, harga diri, serta perilaku sebagai perempuan dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.
Ketiga, berilmu, khususnya memiliki ilmu agama. Menurutnya, pengetahuan agama menjadi bekal penting bagi perempuan dalam menjalankan perannya sebagai istri, ibu, sekaligus anggota masyarakat.
Keempat, ahli ibadah, yakni senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan berbagai amal kebaikan.
Keempat sifat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi perempuan dalam menjalankan perannya sebagai pilar keluarga sekaligus menjadi sumber inspirasi kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan inspirasi bagi seluruh peserta untuk membangun keluarga yang harmonis, menanamkan akhlak mulia kepada generasi penerus, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Penulis : Abd Hamid







