MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri tercintanya, Nia Kurnia Fauzi, saat berpose bersama peserta Madura Ethnic Carnival (MEC) 2024.

Ket Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri tercintanya, Nia Kurnia Fauzi, saat berpose bersama peserta Madura Ethnic Carnival (MEC) 2024.

SUMENEP– Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tidak hanya dipandang sebagai pertunjukan busana dan seni, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai sejarah dan budaya Keraton Sumenep melalui kreativitas generasi muda.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan, MEC 2026 menjadi momentum penting untuk mengenalkan kekayaan budaya Keraton Sumenep dengan kemasan yang lebih kreatif dan menarik.

Menurutnya, Keraton Sumenep memiliki sejarah, filosofi, simbol serta nilai budaya yang kuat sehingga sangat relevan dijadikan sumber inspirasi dalam sebuah karya seni dan busana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keraton Sumenep bukan hanya sebuah bangunan, tetapi memiliki sejarah, filosofi, simbol dan nilai budaya yang sangat kuat. Ketika semua itu diterjemahkan ke dalam karya kreatif, tentu menjadi sesuatu yang menarik sekaligus memiliki nilai edukasi,” kata Faruk.

Ia berharap MEC 2026 mampu menjadi jembatan bagi generasi muda untuk lebih mengenal sekaligus mencintai warisan budaya daerah.

“Kami berharap MEC 2026 mampu menjadi panggung yang tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga membangun kebanggaan terhadap budaya dan sejarah Sumenep. Generasi muda harus mengenal, mencintai, kemudian ikut menjaga warisan budaya yang kita miliki,” tegasnya.

MEC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 di sepanjang Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, dengan panggung utama di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.

Puluhan peserta dari berbagai daerah telah bersiap menampilkan karya terbaik dengan mengusung tema “Keraton Sumenep”. Ajang yang diinisiasi Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara sejarah, budaya dan kreativitas.

Dengan menjadikan Keraton sebagai sumber inspirasi, MEC 2026 diharapkan mampu membawa identitas budaya Sumenep tampil lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Penulis : Red

Berita Terkait

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor
Menekan Angka Perceraian dari Dringu: Saat Calon Pengantin Ditempa Mental dan Kesiapan Batin
Bappenas Turun ke Sumenep, Kangean Jadi Sorotan Pengembangan Wilayah Kepulauan
Kodim Sumenep Tingkatkan Kemampuan Bela Diri 249 Prajurit Lewat Uji PSM

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Jumat, 11 September 2026 - 02:24 WIB

Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya

Berita Terbaru