SUMENEP, Detikzone.id – Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17-an di lapangan Makodim 0827/Sumenep, Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Upacara diikuti perwira staf, Danramil jajaran, prajurit, pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 0827/Sumenep, serta anggota Subdenpom V/4-5 Sumenep.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyoroti tantangan keamanan global yang semakin kompleks, mulai dari persaingan geopolitik, konflik bersenjata, hingga perkembangan teknologi peperangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Panglima TNI juga menegaskan bahwa tanggung jawab prajurit tidak hanya berkaitan dengan pertahanan negara, tetapi juga mencakup penguatan ketahanan wilayah, termasuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
“Tanggung jawab kita tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah, termasuk menjaga ketahanan pangan dan energi nasional,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Mayor Cpl Suwandi.
Selain itu, seluruh jajaran TNI diminta memperkuat soliditas antarmatra, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, serta mengoptimalkan kemampuan deteksi dini dan kecepatan merespons berbagai ancaman.
Mengenai modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam), Panglima TNI mengingatkan agar pengadaan teknologi pertahanan benar-benar meningkatkan kemampuan operasional satuan.
“Modernisasi ini harus mampu meningkatkan daya tempur, daya tangkal, serta kesiapan operasional satuan, bukan sekadar menghadirkan teknologi baru,” tegasnya dalam amanat tersebut.
Panglima TNI turut menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan integritas prajurit. Peningkatan kesejahteraan yang diberikan negara harus diimbangi dengan tanggung jawab serta kinerja terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, serta penyalahgunaan kewenangan.
“Setiap pelanggaran sekecil apa pun akan menurunkan kredibilitas dan tingkat kepercayaan rakyat kepada TNI,” demikian pesan Panglima TNI.
Menurutnya, prajurit harus senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi TNI. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap hukum dan disiplin harus menjadi prinsip dalam setiap pelaksanaan tugas.
Melalui upacara bendera 17-an tersebut, seluruh personel Kodim 0827/Sumenep diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan, menjaga integritas, dan meningkatkan profesionalisme demi kepentingan bangsa dan negara.







