SUMENEP, — Mengawali kepemimpinannya di SDN Padangdangan I, Agus Sugianto, S.Pd menegaskan pentingnya sinergi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat pendidikan karakter, serta membangun budaya kerja yang harmonis. Pesan tersebut disampaikan dalam rapat perdana bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan SDN Padangdangan I, Rabu (28/10/2026).
Rapat tersebut menjadi agenda koordinasi awal setelah serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah dari H. Matrasit, M.Pd kepada Agus Sugianto, S.Pd yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan program pendidikan karakter, optimalisasi perpustakaan dan papan pajang karya siswa, pengaturan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga persiapan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tekankan Pentingnya Menghargai Kepemimpinan Sebelumnya
Salah satu pesan utama yang disampaikan Agus Sugianto adalah pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah dalam menyikapi pergantian kepemimpinan. Ia mengingatkan agar guru dan tenaga kependidikan tidak membanding-bandingkan masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya dengan kepemimpinan yang baru.
Menurutnya, setiap pemimpin memiliki karakter, gaya kepemimpinan, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Karena itu, pergantian kepala sekolah seharusnya menjadi momentum untuk melanjutkan hal-hal positif sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.
“Setiap kepala sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tidak perlu membanding-bandingkan masa kepemimpinan yang lama dengan yang baru. Hal-hal positif yang sudah dibangun perlu kita hargai dan lanjutkan, sedangkan kekurangan yang ada menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki bersama,” pesannya.
Ia berharap seluruh warga sekolah dapat mengesampingkan perbedaan cara pandang dan lebih berfokus pada tujuan bersama, yakni memajukan SDN Padangdangan I serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
Pendidikan Karakter Perlu Diperkuat melalui Konsistensi
Dalam rapat tersebut, Agus juga menyoroti pelaksanaan pendidikan karakter di SDN Padangdangan I. Menurutnya, berbagai kegiatan pembiasaan positif sebenarnya telah berjalan. Namun, penguatan dari sisi branding program dan konsistensi pelaksanaannya masih perlu mendapat perhatian.
Ia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama membangun identitas program yang lebih kuat, sehingga setiap kegiatan pembiasaan memiliki arah, tujuan, dan keberlanjutan yang jelas.
Pendidikan karakter, menurutnya, tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kesantunan, religiusitas, dan kepedulian perlu ditanamkan secara konsisten dalam keseharian peserta didik.
Sinergi seluruh warga sekolah menjadi faktor penting agar program yang telah berjalan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar berkembang menjadi budaya positif yang melekat dalam kehidupan sekolah.
Perpustakaan dan Karya Siswa Jadi Perhatian
Selain pendidikan karakter, rapat perdana tersebut juga membahas optimalisasi perpustakaan sekolah dan papan pajang karya siswa.
Perpustakaan diharapkan dapat diberdayakan sebagai pusat kegiatan literasi yang mampu menumbuhkan minat baca peserta didik. Sementara itu, papan pajang karya siswa perlu dimanfaatkan sebagai ruang apresiasi terhadap kreativitas, keterampilan, dan hasil belajar anak.
Melalui pengelolaan yang lebih optimal, kedua fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif sekaligus mendorong peserta didik agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensinya.
MBG Diupayakan Tidak Mengganggu Pembelajaran
Persoalan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi bagian dari pembahasan. Agus berharap pembagian makanan dapat diatur pada waktu istirahat agar pelaksanaannya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan koordinasi dan kebersamaan seluruh pihak terkait. Dengan pengaturan waktu yang tepat, pelayanan pemenuhan gizi peserta didik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penyelenggaraan pembelajaran yang efektif.
Guru dan Tendik Disiapkan Menjadi Petugas Upacara Hari Jadi Sumenep
Agenda lainnya adalah persiapan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757. Dalam kegiatan tersebut, petugas upacara direncanakan berasal dari unsur guru dan tenaga kependidikan SDN Padangdangan I.
Keterlibatan para pendidik dan tenaga kependidikan ini menjadi bentuk partisipasi aktif sekolah dalam memperingati hari bersejarah bagi Kabupaten Sumenep. Persiapan dan pembagian tugas akan dilakukan agar upacara dapat berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna.
Bangun Semangat Baru melalui Kebersamaan
Rapat perdana ini menjadi langkah awal Agus Sugianto dalam membangun komunikasi, menyatukan visi, dan memperkuat kolaborasi di lingkungan SDN Padangdangan I.
Berbagai agenda yang dibahas menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan memerlukan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan kepala sekolah. Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam memastikan setiap program berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Pergantian kepemimpinan pun diharapkan menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan program sekaligus membuka ruang bagi inovasi dan perbaikan.
Dengan semangat kebersamaan, SDN Padangdangan I berupaya terus berkembang menjadi sekolah yang berkarakter, literat, dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang positif bagi seluruh peserta didik.
“Kemajuan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan saling menghargai, melengkapi, dan bersinergi, kita dapat membawa SDN Padangdangan I menuju arah yang lebih baik,” menjadi semangat yang ingin dibangun dalam kepemimpinan baru tersebut.







