JAKARTA — Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk melakukan pembersihan total terhadap praktik oligarki, jaringan kekuasaan informal (deep state), dan mentalitas londo ireng dalam penyelenggaraan negara.
Ketua Umum PP KAMMI Periode 2026–2028, Muhammad Amri Akbar, menegaskan bahwa KAMMI berdiri di belakang pemerintah jika Presiden berani mengambil langkah-langkah penataan struktural dan penegakan hukum secara menyeluruh demi menyelamatkan kedaulatan bangsa.
“KAMMI mendukung penuh keberanian Presiden Prabowo untuk melakukan pembersihan total terhadap praktik oligarki dan jaringan kekuasaan informal yang selama ini menyandera kebijakan negara. Indonesia tidak boleh lagi dikendalikan oleh kepentingan segelintir elite yang mengorbankan masa depan rakyat,” tegas Amri di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Amri menggarisbawahi bahwa dukungan yang diberikan KAMMI bertujuan untuk memastikan agenda strategis nasional—seperti kedaulatan pangan, energi, industrialisasi, dan keadilan sosial—bisa terwujud tanpa hambatan konflik kepentingan.
Menurutnya, pembersihan tata kelola negara ini bukan berupa persekusi politik, melainkan komitmen penegakan hukum secara adil dan konsisten di seluruh sektor vital, termasuk pertambangan, kehutanan, keuangan, dan sumber daya alam.
“Kami memberikan dukungan konstruktif agar Presiden Prabowo menjadikan kepemimpinannya sebagai titik balik untuk membongkar struktur kekuasaan yang korup. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu agar kekayaan bangsa benar-benar dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkas Amri. red/asn







