Bangun Ratusan Kios Pasar Rakyat Desa Pangarangan Jadi Bukti Ketua AKD Sumenep Pejuang Ekonomi Kerakyatan

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kades Pangarangan sekaligus Ketua AKD Sumenep Miskun Legiyono meninjau progres pembanguan pasar rakyat terbesar ke dua di desa Pangarangan seraya memberikan arahan kepada beberapa orang yang mendaftar untuk menempati pasar tersebut (Dok: Detikzone)

Foto : Kades Pangarangan sekaligus Ketua AKD Sumenep Miskun Legiyono meninjau progres pembanguan pasar rakyat terbesar ke dua di desa Pangarangan seraya memberikan arahan kepada beberapa orang yang mendaftar untuk menempati pasar tersebut (Dok: Detikzone)

Sumenep, Detikzone.id- Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Miskun Legiyono mengatakan pembangunan ratusan kios pasar rakyat desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep sebagai wujud komitmennya bersama Pemerintah Daerah dalam memperjuangan ekonomi kerakyatan. Senin, 16/09/2024.

Hal itu dikatakan Ketua AKD Sumenep Miskun Legiyono  yang sekaligus Kepala Desa Pangarangan ini saat terpantau wartawan melakukan peninjauan progres pembanguan pasar rakyat yang berlokasi berdekatan dengan Hotel Kaberas tersebut.

“Pasar anyar ini merupakan salah satu proyek strategis desa yang telah diprogramkan oleh pemerintah desa bekerja sama dengan Pemkab Sumenep dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan memperkuat perekonomian lokal,” kata Miskun Legiyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, proyek tersebut dirancang untuk memberikan fasilitas pasar yang lebih nyaman, dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan bagi pedagang dan konsumen.

“Pasar rakyat desa Pangarangan ini untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan aktivitas jual beli dengan kondisi yang jauh lebih tertata,” ujarnya.

Miskun menyebut, pembangunan pasar rakyat terbesar kedua se-Kabupaten Sumenep ini mendapat antusias masyarakat lantaran ada di posisi yang strategis.

“Mungkin karena lokasinya strategis sehingga antusias masyarakat sangat luar biasa. Saat ini ada 600 orang yang mendaftar,” sebut saudara ketua Klebun Pantura Sampang ini.

Miskun Legiyono menargetkan pembangunan 680 kios pasar Rakyat tersebut selesai pada 2025.

“Saat ini masih ada 180 kios yang sudah berdiri. Sisanya, akan dilanjutkan setelah penimbunan lahan selesai,” ungkapnya.

Nantinya, lanjut Miskun, pasar rakyat tersebut akan dikelola oleh BUMDes.

“Pasar rakyat desa Pangarangan terbesar kedua se-Kabupaten kabupaten Sumenep setelah Pasar Anom ini akan dikelola oleh BUMDes,” lanjutnya.

Tokoh kharismatik ini menuturkan, untuk 180 kios yang sudah terbangun ini sudah ada namanya masing-masing.

“Pemiliknya itu merupakan orang yang sebelumya menempati pasar di taman Giling karena nantinya pasar tersebut akan direnovasi dan difungsikan untuk dijadikan sebagai sarana kegiatan kegiatan khusus, misalkan kerapan sapi,” sebutnya.

Disamping itu, sebelah selatan lapangan Giling akan dijadikan sebagai tempat hiburan rakyat.

“Disana ada lahan kosong yang rencananya akan kami bangun sebagai tempat hiburan rakyat,” tukasnya.

Tokoh yang punya julukan Buju’ Sengkap ini menandaskan bahwa semua itu semata-mata hanya ingin menghidupkan ekonomi lokal sebagai wujud keseriusannya dalam mendorong pembangunan daerah berkelanjutan.

“Ini sebagai wujud komitmen desa Paberasan dalam mendukung seluruh program Pemerintah Daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Sebab, kesuksesan pemerintah daerah harus dimulai dari desa. Seluruh desa diharapkan terus menggali potensi desanya masing masing demi mewujudkan perekonomian desa yang mampu berdaya saing dengan desa desa maju di Indonesia,” tandasnya

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB