Siswa MTS di Blitar Tewas Diduga Terkait Lemparan Kayu Berpaku dari Ustadz

Jumat, 27 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Kejadian tragis terjadi di salah satu MTS di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, di mana seorang siswa berusia 14 tahun berinisial K tewas akibat terkena lemparan bilah kayu berpaku.

Diduga, pelaku adalah seorang ustadz berinisial U, yang juga merupakan kerabat pemilik yayasan MTS tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang peristiwa kekerasan di lingkungan pendidikan di Blitar.

U, yang merupakan warga Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga memiliki hubungan keluarga dengan pemilik yayasan MTS. Sementara itu, korban, K, berasal dari Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah satu sumber di lingkungan sekolah, kejadian tersebut bermula ketika U diduga melempar bilah kayu berpaku ke arah siswa yang sedang bermain bulutangkis bersama teman-temannya pada waktu sholat dhuha. Tindakan ini diduga dipicu oleh emosi karena para siswa tidak segera melaksanakan sholat.

“Masuk waktu dhuha tapi anak-anak masih main badminton. Mungkin emosi atau apa. Katanya bermaksud melempar ke tanah, agar bubar. Ternyata malah kena kepala siswa,” ungkap salah seorang tenaga pengajar yang enggan disebutkan namanya, Jumat (27/9/2024).

Bilah kayu berpaku tersebut mengenai bagian belakang kepala korban, menyebabkan korban pingsan seketika.

“Bilah kayu itu dilempar dan menancap di bagian belakang kepala. Seketika anak itu langsung tidak sadar,” ungkap salah satu saksi.

Korban segera dilarikan ke RSUD Srengat untuk mendapatkan pertolongan. Namun, menurut pengakuan pihak yang mengantar, pelayanan di RSUD tersebut dinilai sangat lamban. Akibatnya, korban harus dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri setelah penanganan di RSUD Srengat dianggap tidak maksimal.

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Blitar Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Ponggok, AKP Sujarwo, menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius, mengingat korban adalah anak di bawah umur.

Insiden ini kembali menyoroti isu kekerasan di dunia pendidikan, khususnya di lembaga di bawah Kemenag Kabupaten Blitar.

Masyarakat berharap adanya langkah tegas dari pihak berwenang untuk mencegah tragedi serupa demi keselamatan siswa di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, keluarga korban meminta keadilan dan penjelasan dari pihak sekolah mengenai insiden yang merenggut nyawa putra mereka. Kejadian ini menyisakan duka mendalam dan menimbulkan keprihatinan di masyarakat mengenai keselamatan siswa di sekolah.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan
Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan
Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas
Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep
Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:36 WIB

Akselerasi Pengawasan Digital,24 Kecamatan di Probolinggo Targetkan Adopsi SiDesa-SAE Pekan Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:35 WIB

Fraksi PAN DPRD Sumenep Dorong Solusi Permanen Krisis Air Bersih, Infrastruktur dan Pendidikan Masuk Skala Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:46 WIB

Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Berita Terbaru