Pidato Kenegaraan Pertama Presiden Prabowo

Minggu, 20 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Dalam pidato kenegaraannya yang pertama, Presiden Prabowo Subianto mengangkat sejumlah isu mendesak yang menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa korupsi merupakan ancaman serius yang menggerogoti negara. Ia mencatat bahwa praktik korupsi melanda pejabat di semua tingkatan, serta menyebut banyak pengusaha yang tidak berkomitmen pada nilai-nilai nasionalis. Dalam konteks ini, Presiden menyerukan perlunya tindakan tegas untuk memberantas korupsi di segala bidang.

Berkaitan dengan kesejahteraan anak, Presiden Prabowo mengungkapkan keprihatinan bahwa masih banyak anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan dan kesulitan untuk membeli pakaian seragam. Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi generasi penerus bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mempertegas komitmennya untuk mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu 4-5 tahun ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan untuk swasembada energi, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, termasuk sumber nabati dan thermal.

Presiden menggarisbawahi pentingnya subsidi yang harus langsung diterima oleh kepala keluarga, agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Presiden Prabowo juga menekankan perlunya kerjasama antar pemimpin. Ia berharap untuk menciptakan demokrasi yang santun, sesuai dengan adat dan budaya Indonesia, serta menghindari perpecahan yang dapat merugikan persatuan bangsa.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa setiap pemimpin harus bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Ia menekankan bahwa rakyat harus bebas dari rasa takut, kemiskinan, dan kebodohan.

Presiden Prabowo menegaskan komitmennya terhadap politik luar negeri yang bebas aktif, dengan harapan menjaga hubungan baik dengan negara-negara lain. Ia menyampaikan bahwa Indonesia harus menjadi negara yang baik bagi tetangga dan menjunjung prinsip “seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak”.

Pidato ini mencerminkan visi Presiden Prabowo untuk membangun Indonesia yang lebih baik melalui integritas, kolaborasi, dan perhatian terhadap kesejahteraan rakyat.

Dengan menyoroti berbagai isu penting, Presiden Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober
Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep
Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat
Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu
Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan
Bupati Fauzi: Sumenep Bersholawat Simbol Kebersamaan dan Kecintaan kepada Rasulullah, Pemkab Apresiasi PT Arinna Makmur Sentosa
Jaga Fisik Sejak Dini, Dinkes Probolinggo Garap Kesehatan Haji Lintas Sektor
Demi Keamanan Laut Masalembu, Bupati Sumenep Ajukan Posal, DPRD Beri Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Gedor 18 OPD Teknis, Pemkab Probolinggo Kunci Target Serapan APBD 80 Persen di Oktober

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

Dorong Perempuan Berprestasi, Bupati Fauzi Perkuat Peran Perwosi Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 13:00 WIB

Bersama Puluhan Ribu Jamaah, Bupati-Wabup dan Forkopimda Sumenep Larut dalam Sholawat

Rabu, 2 September 2026 - 12:45 WIB

Anggota DPRD Sumenep Dukung Pembangunan Pos TNI Angkatan Laut di Masalembu

Rabu, 2 September 2026 - 00:10 WIB

Demi Keselamatan Nelayan Masalembu, Bupati Sumenep Usulkan Pembangunan Posal, Bukti Nyata Perhatian untuk Masyarakat Kepulauan

Berita Terbaru