Pjs. Bupati Blitar Dukung Pelestarian Wayang Kulit “Dewa Ruci” di RBK Wlingi, Ajak Generasi Muda Terlibat

Minggu, 10 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pagelaran wayang kulit yang berlangsung semalam suntuk di Rumah Blitar Kreatif (RBK) Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Sabtu, 9 November 2024, meriah sebagai bagian dari peringatan Hari Wayang Dunia. Pjs. Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, hadir dan memberikan apresiasi kepada para pegiat seni budaya yang telah berkomitmen untuk melestarikan tradisi wayang kulit di Blitar.

Dalam sambutannya, Jumadi mengungkapkan pentingnya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita wayang kulit sebagai dasar pendidikan karakter. “Wayang kulit lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang mengajarkan kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab yang relevan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Jumadi juga berharap agar generasi muda semakin tertarik untuk melestarikan seni budaya ini. “Peran anak muda sangat penting dalam memastikan kelangsungan tradisi ini. Jika tidak kita jaga, seni wayang kulit ini bisa terlupakan oleh zaman,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sebagai ajang pelestarian budaya, acara ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, dengan menarik pengunjung dari berbagai daerah. Pagelaran kali ini mengangkat lakon “Dewa Ruci”, yang dibawakan oleh dua dalang muda, Ki Aryasatya dan Ki Gendeng Ardianto. Penampilan mereka berhasil memukau penonton, khususnya dalam menggambarkan perjalanan spiritual Bima yang penuh makna.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, menyambut baik pilihan lakon ini, yang dianggap memiliki filosofi mendalam. Suhendro juga mengapresiasi kehadiran dalang-dalang muda, yang menjadi bukti bahwa seni wayang masih diminati oleh generasi muda. “Pagelaran seperti ini menjadi sarana untuk menumbuhkan minat anak muda dalam seni tradisional,” katanya.

Acara ini juga mendapat dukungan dari Forpimcam Wlingi yang turut hadir dalam upaya pelestarian seni budaya lokal. Masyarakat setempat menyambut antusias pagelaran ini, dan pengunjung seperti Yanti, warga Wlingi, merasa optimis akan masa depan wayang kulit di tengah generasi muda. “Dengan hadirnya dalang muda, saya yakin wayang kulit akan terus hidup dan berkembang,” ungkapnya.

Pagelaran wayang kulit di RBK Wlingi membuktikan bahwa seni tradisional masih memiliki ruang besar di hati masyarakat. Dukungan pemerintah daerah dan peran aktif generasi muda diharapkan dapat menjaga eksistensi wayang kulit di Kabupaten Blitar dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.(Adv/Kmf)

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB