Festival Jaran Serek Bertajuk Sumenep Pentahelix Pukau Ribuan Pasang Mata 

Minggu, 19 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Festival Jaran Serek (kuda menari) hibur masyarakat kota Keris .

Foto: Festival Jaran Serek (kuda menari) hibur masyarakat kota Keris .

Sumenep, Detikzone.id- Festival Jaran Serek (kuda menari) yang diadakan Pemerintah Kabupaten Sumenep mampu memukau ribuan pasang mata, mulai dari rute start di Lapangan Giling hingga finish di Labang Mesem Keraton Sumenep. Minggu, 19/05/2024.

Event tahunan ini merupakan rangkaian kegiatan Kalender Event 2024 bertajuk Sumenep Pentahelix dalam rangka menjaga kelestarian budaya.

Kegiatan yang dimotori Disbudporapar Sumenep tersebut tidak hanya menampilkan Jaran Serek saja, namun juga Tari Sampur Kusir, Pangantan Sonat, Saronen, Drumband dan Musik Tongtong Baladewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku UMKM Sumenep juga kecipratan berkah dengan adanya event ini lantaran bisa memasarkan produk jualannya di sepanjang rute festival  Jalan Serek.

Festival Jaran Serek ( kuda menari ) diikuti oleh sejumlah pejabat Pemkab.

Pantauan wartawan, Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan, S.H., M.H tampak asyik menaiki kuda yang telah dihiasi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Jaran Serek merupakan salah satu tradisi lokal Sumenep yang tergolong istimewa.

“Keistimewaan itu terdapat pada kelihaian si kuda menari mengikuti tabuhan musik tradisional Saronen. Ditambah lagi, hiasan busana menarik yang dikenakan pada kuda membuat pertunjukan makin memukau,” katanya.

Menurut Bupati, di era kemajuan seperti saat ini, salah satu seni pertujukan tradisional ini harus tetap lestari.

“Yang jelas, Pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan seni budaya warisan leluhur, termasuk Jaran Serek,” ucapnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak semua pihak untuk terus menjaga warisan budaya leluhur.

“Untuk mempertahankan seni budaya warisan leluhur, sudah menjadi tugas seluruh elemen agar tetap bersama sama menjaga dan merawat serta menunjukkan  kepedulian agar keberadaannya tidak tergerus oleh zaman,” tukasnya

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB