Wartawan JTV Jadi Korban Dugaan Intimidasi, PWI Pamekasan Desak Polres Kerja Cepat 

Minggu, 12 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Oknum PKL yang melakukan dugaan intimidasi terhadap wartawan JTV

Foto: Oknum PKL yang melakukan dugaan intimidasi terhadap wartawan JTV

PAMEKASAN- Wartawan JTV Fauzi diduga jadi korban dugaan intimidasi oknum PKL Arek Lancor, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Hairul Anam mendesak Polres bekerja cepat dan memproses pelaku.

“Kami mendukung kasus tersebut diproses secara hukum. Oleh karenanya, Kepolisian harus bekerja cepat,” ujar Hairul Anam.

Anam mengaku, dirinya kenal baik Wartawan JTV Fauzi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia wartawan JTV, yang kita kenal sebagai media mainstream dan beritanya jadi rujukan masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.

Hairul Anam menyebut, perlindungan pekerja pers adalah harga mati. Oleh sebab itu, dirinya sangat menyayangkan adanya tindak kekerasan tersebut.

“Tindakan intimidasi kepada insan pers, telah mencederai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kemerdekaan Pers,” sebutnya.

Alumnus Pascasarjana IAIN Madura ini
berharap semua pihak menghargai dan memahami tugas Pers yakni dengan memberikan ruang kepada wartawan untuk menjalankan tugasnya.

“Jika saat kejadian ada hal-hal bersifat internal yang belum bisa dipublikasikan, tentu perlu disampaikan dan dikomunikasikan secara baik-baik, sehingga penjelasan itu bisa diterima oleh teman-teman wartawan,” tegasnya.

Menurut dia, menghalangi wartawan saat menjalankan tugasnya dapat dipidana. Itu tertuang di Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta,” ujar Anam.

Dengan demikian, seseorang yang dengan sengaja menghambat dan menghalangi tugas wartawan otomatis melanggar ketentuan pasal tersebut dapat diancam pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah.

Untuk diketahui, Fauzi mendapatkan intimidasi oleh salah seorang PKL saat hendak liputan penertiban area kawasan terlarang Arek Lancor Pamekasan bagi para pedagang oleh Satpol PP.

Perlakuan menghalang-halangi tugas wartawan itu dilakukan oleh salah seorang pedagang yang mokong berjualan di area tempat terlarang. Tepatnya di depan rumah dinas Kodim, sebelah samping Eks Karesidenan. Area tersebut dengan jelas telah dipasangi garis pembatas larangan oleh Satpol PP Pamekasan.

Handphone yang digunakan Fauzi untuk merekam terlempar akibat hempasan tangan pedagang. Sebelumnya, pedagang tersebut melarang wartawan mengambil video pakai Handphone.

Penulis : Ans

Editor : Din

Berita Terkait

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar
LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak
PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan
Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi
LSM RATU Soroti Legalitas PBG dan SLF Soto Mantenan Kediri, Netizen Merekat Sorotan Merek
Gagal Nyalip, Truk Hantam Pemotor Asal Sumenep Wail Hingga Tewas di Jalur Bojonegoro-Babat
Polsek Kangean Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Arjasa, Pria 43 Tahun Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, Idah Hamida Desak Kejelasan Kasus Rp8,95 Miliar di Polrestabes Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

LSM RATU Akan Demo Soal Perizinan Soto Mantenan, Kuasa Hukum Tegaskan Izin Usaha Lengkap dan Taat Pajak

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PH Soto Mantenan Buka Suara Terkait Somasi Merek, Perizinan Usaha, hingga Keberatan Pemberitaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tertipu Pengacara Gadungan, Wanita asal Jombang Rugi Rp97,5 Juta dan Lapor Polisi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB