Diduga Persulit Pemdes, Oknum Pegawai DPMD Sampang Beri Pesan Ancaman Melalui WhatsApp

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SAMPANG, Detikzone.id– Oknum pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Sampang, diduga menyebarkan pesan ancaman di WhatsApp kepada seluruh Pemerintah Desa (Pemdes), di Kabupaten Sampang.

Dalam pesan tersebut, R diduga mengancam akan mempersulit kinerja Pemdes dengan sejumlah pernyataan yang menuai kontroversi, 24/01/2025

Berdasarkan isi pesan yang beredar, R menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengeluarkan master pengajuan maupun dokumen lain di tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

R juga menegaskan bahwa setiap dokumen pengajuan yang terdapat kesalahan, meski hanya satu huruf, akan dikembalikan kepada pihak desa untuk diperbaiki.

“Tahun 2025 kami tidak akan mengeluarkan master pengajuan dan master dokumen yang lain. Silakan buat sendiri. Jika ada satu huruf saja yang salah pada dokumen pengajuan, akan kami kembalikan. Jadi, tolong benar-benar diperiksa dengan teliti,” tulis R dalam pesan WhatsApp tersebut.

Tidak hanya itu, R juga menyebut bahwa Operator Kabupaten (Opkab) tidak akan membantu memperbaiki kesalahan dokumen desa yang tidak dikerjakan secara mandiri.

Desa yang menyerahkan tata kelola keuangan, khususnya terkait Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), kepada pihak lain juga diminta untuk memperbaiki kesalahan tersebut kepada pihak yang mengerjakannya.

“Bagi desa yang tidak menggarap tata kelola keuangan desanya sendiri, apabila di kemudian hari terdapat kesalahan khususnya (Siskeudes), silakan minta diperbaiki ke yang mengerjakan (Opkab tidak akan membantu memperbaiki lagi). Mohon diperhatikan dan dipahami. Terima kasih,” demikian kutipan pesan R.

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Selasa (14/01/2025), R enggan memberikan penjelasan terkait pesan tersebut. Ketika dihubungi melalui WhatsApp, R hanya meminta awak media untuk datang ke kantornya.

“Ke kantor saja maz biar jelas,” tulisnya singkat.

Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga tidak membuahkan hasil. R tetap meminta wartawan untuk menemuinya langsung di kantor tanpa memberikan jadwal pasti untuk wawancara tatap muka.

“Di kantor saja, biar lengkap dan jelas,” balas R melalui pesan WhatsApp.

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO
Fraksi PDIP Sumenep Kompak Gowes, Tunjukkan Keteladanan Dukung Kebijakan Hemat BBM Daerah

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:17 WIB

Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota

Berita Terbaru