Topik kepastian hukum

Proses eksekusi objek sengketa di Sumenep berlangsung aman dan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait lainnya.

HUKRIM

Eksekusi Berjalan Kondusif, Kuasa Hukum Pemenang Lelang Tegaskan Putusan Inkracht Wajib Dihormati dan Apresiasi Kinerja Aparat

HUKRIM | Rabu, 10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:24 WIB

SUMENEP, Rabu, 10/6/2026 – Pelaksanaan eksekusi objek sengketa yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) di Kabupaten Sumenep berlangsung aman, tertib, dan kondusif….

HUKRIM

Penyidikan Kasus Dana Rumpon Dinilai Mandek, Kuasa Hukum Desak Polda Jatim Segera Tetapkan Tersangka

HUKRIM | Minggu, 26 April 2026 - 13:04 WIB

Minggu, 26 April 2026 - 13:04 WIB

SAMPANG, Detikzone.id — Penanganan kasus dugaan penggelapan dana ganti rugi rumpon nelayan di Polda Jawa Timur mendapat sorotan. Kuasa hukum nelayan, Ali Topan, menilai…

HUKRIM

Mobilitas Tinggi, Sekwan Sebut Anggaran Rp123 Juta Pemeliharaan Mobil Dinas DPRD Kota Probolinggo Disedot Biaya BBM

HUKRIM | Sabtu, 25 April 2026 - 17:34 WIB

Sabtu, 25 April 2026 - 17:34 WIB

PROBOLINGGO– Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Probolinggo angkat bicara terkait polemik pengadaan kendaraan dinas (randis) baru yang disorot publik.Sekwan menjelaskan bahwa fasilitas kendaraan baru…

HUKRIM

SP2HP ke-8 Terbit, Kuasa Hukum Nilai Kasus Dana Rumpon Nelayan di Polda Jatim Jalan di Tempat

HUKRIM | Sabtu, 25 April 2026 - 15:16 WIB

Sabtu, 25 April 2026 - 15:16 WIB

SAMPANG, Detikzone.id — Perkembangan kasus dugaan penggelapan dana rumpon nelayan di Sampang kembali memantik kritik. Meski Ditreskrimum Polda Jawa Timur telah menerbitkan SP2HP ke-8…

Ilustrasi korban tampak pusing memikirkan proses hukum kasus dugaan penipuan Rp222,5 juta dengan janji motor dan umrah yang hingga kini belum menemui kepastian di Polres Sumenep.

HUKRIM

Janji Motor dan Umrah Hanya Omong Kosong, Korban Dugaan Penipuan Rp222,5 Juta Menunggu Kepastian Hukum di Polres Sumenep

HUKRIM | Kamis, 12 Februari 2026 - 13:48 WIB

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:48 WIB

SUMENEP, Kamis, 12 Februari 2026 — Harapan korban untuk memperoleh kepastian hukum dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp222.500.000 yang ditangani Polres Sumenep…

SOSBUD

Tak Lagi Berbelit, Notaris Naghfir Permudah Layanan Hukum dan Kenotariatan di Sumenep

SOSBUD | Senin, 9 Februari 2026 - 16:51 WIB

Senin, 9 Februari 2026 - 16:51 WIB

SUMENEP – Kebutuhan masyarakat akan kepastian hukum yang jelas, cepat, dan tidak berbelit kian meningkat seiring kompleksitas administrasi dan transaksi hukum. Menjawab tantangan tersebut,…

Aktivis Pulau Masalembu, Jailani, menunggu kepastian kasus penganiayaannya yang sudah P21 sejak 21 Maret 2025, namun hingga kini mandek di Kejaksaan Negeri Sumenep

HUKRIM

P21 21 Maret 2025, Kasus Penganiayaan Aktivis di Kejaksaan Sumenep Mandek Tak Jelas

HUKRIM | Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:30 WIB

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:30 WIB

Sumenep – Berkas perkara sudah lengkap. Tersangka sudah ditetapkan. Tanggalnya jelas: 21 Maret 2025. Namun sejak hari itu, kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis Pulau…

Setelah belasan tahun hidup terlunta akibat nikah siri suaminya, Siti Nur Ainiyah akhirnya melaporkan suaminya ke Polres Sumenep. Raut wajahnya menggambarkan kesedihan sekaligus harapan akan keadilan bagi anak-anaknya

HUKRIM

Belasan Tahun Istri Sah Hidup Terlunta, Oknum Kanit Nikah Siri Hingga Punya 2 Anak Dilaporkan ke Polres Sumenep

HUKRIM | TNI-POLRI | Selasa, 23 Desember 2025 - 14:30 WIB

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:30 WIB

SUMENEP — Di era reformasi kepolisian yang digaungkan pemerintahan Prabowo, kisah pilu seorang istri dan anak-anak yang ditelantarkan oleh oknum aparat Polri kembali menguji…

HUKRIM

Diduga Loloskan Orang Titipan, Pansel Direktur PDAM Probolinggo Disomasi

HUKRIM | Kamis, 18 Desember 2025 - 10:00 WIB

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:00 WIB

PROBOLINGGO — Proses seleksi Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Argopura Kabupaten Probolinggo menuai sorotan tajam. Panitia Seleksi (Pansel) diduga menghapus syarat…