Tak Terima Dicemarkan Namanya, Pemilik PetsnPants Laporkan Mantan Mitra Kerjanya Ke Polda Jatim

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Ivan Arista warga Karang Empat Timur, Surabaya melaporkan tiga orang karena diduga melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial ke Ditreskrimsus Polda Jatim, pada Selasa (4/6/2024).

Tiga orang yang dilaporkan Ivan yaitu, NR, AL, dan WD, ketiganya merupakan mantan mitra kerja PetsnPlants milik Ivan.

Kepada wartawan Ivan menceritakan bahwa dia tidak terima karena merasa namanya dicemarkan oleh ketiga orang tersebut.

“Saya tidak terima karena mereka mencemarkan nama saya melalui media sosial instagram,” kata Ivan, Selasa (4/6/2024).

Yang membuat Ivan kesal karena unggahan terlapor itu menjudgment bahwa dirinya merupakan bos yang biadab.

“Di akun instagram nrmyln ia mengupload bahwa saya atasan paling biadap karena saya mempekerjakan para pekerja saya seperti kerja rodi saya menyita banyak hak mereka (lebih dari 30 orang) yang saya lepas tanggung jawab dan apabila mereka meminta hak mereka maka saya akan persulit, yang diupload pada 29 Mei 2024,” terang Ivan.

Tidak hanya di akun instagram pribadi mereka, pencemaran nama baik saya juga dilakukan melalui instagram pnp.surabaya yang merupakan akun milik perusahaan.

“Di akun instagram milik perusahaan mereka juga mengupload pencemaran nama baik saya dengan tulisan, minta tolong bantuanya karena sudah banyak korban, kasihani kembalikan ijazah kami, yang diupload pada 29 Mei 2024,” terang Ivan.

Ivan melanjutkan, pada tanggal 1 Juni 2024 di akun instagram milik WD juga mengupload tulisan, “bantu viralkan penipuan kerja ingat ingat”.

Penulis : Sul

Berita Terkait

Mengundang KPK ke Meja Rapat, Menguji Nyali di Meja Pertanggungjawaban
Skandal LASQI NJ Guncang Bogor: Beranikah Gubernur Jabar dan Polisi Bongkar Aliran Dana yang Diduga Tersesat?
Kasus Sensitif Anak di Bawah Umur di Ganding Sumenep, Pelapor Ungkap Dugaan Asusila, Terlapor Membantah
Isu Asusila di Ganding Sumenep Berbalik Arah, Keluarga Akui Kekerasan
Bertahun-tahun Mafia BBM Merajalela di Sejumlah SPBU Pamekasan, Solar Subsidi Diduga Dikirim ke PT di Surabaya
Peluang Emas bagi Pengusaha Rokok Madura, Pemerintah Dikabarkan Segera Terapkan Cukai Khusus
Mafia BBM Semakin Brutal di Pamekasan, SPBU 54.693.01 Disinyalir Jadi Titik Operasi
Dear Jatim Desak Hentikan Anggaran MBG: Anak-Anak Sumenep Terancam Makanan Busuk

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Mengundang KPK ke Meja Rapat, Menguji Nyali di Meja Pertanggungjawaban

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:29 WIB

Skandal LASQI NJ Guncang Bogor: Beranikah Gubernur Jabar dan Polisi Bongkar Aliran Dana yang Diduga Tersesat?

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:00 WIB

Kasus Sensitif Anak di Bawah Umur di Ganding Sumenep, Pelapor Ungkap Dugaan Asusila, Terlapor Membantah

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:45 WIB

Isu Asusila di Ganding Sumenep Berbalik Arah, Keluarga Akui Kekerasan

Senin, 19 Januari 2026 - 17:11 WIB

Bertahun-tahun Mafia BBM Merajalela di Sejumlah SPBU Pamekasan, Solar Subsidi Diduga Dikirim ke PT di Surabaya

Berita Terbaru

Moh. Ramli dikenal sebagai birokrat visioner

PEMERINTAHAN

Kadis Ramli Berpotensi Besar Jadi Sekda Sumenep  

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:20 WIB

PEMERINTAHAN

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:08 WIB