Komitmen Tingkatkan Status IDM, Kepala DPMD Sumenep Serukan Kades 1 Frekuensi Bangun Desa

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Acara Penetapan Status Desa 2024, di Kantor Bupati.

Foto: Acara Penetapan Status Desa 2024, di Kantor Bupati.

Sumenep, Detikzone.id- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kenaikan dan perubahan Indeks Desa Membangun (IDM).

“Saat ini sebanyak 5 kecamatan dari 27 kecamatan yang desanya belum mencapai status mandiri dalam IDM, yakni Kecamatan Saronggi, Giligenting, Kalianget, Nonggunong, dan Kecamatan Masalembu. Namun kami berkomitmen agar setiap tahun sejumlah desa meningkat menjadi desa mandiri,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni.

Sementara, lanjut dia, Kecamatan yang semua desanya berstatus mandiri yakni Kecamatan Kota Sumenep, Gapura dan Batuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedangkan kecamatan lainnya sebagian saja berstatus desa mandiri,” lanjutnya.

Untuk itu, Kadis visioner ini  meminta Pemerintahan desa terus meningkatkan sinerginya dengan seluruh pihak agar bersama-sama membangun desa.

“Seluruh Kades harus terus meningkatkan kolaborasinya dengan seluruh elemen yang ada dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita desa,” pintanya.

Kadis yang dikenal dengan logat bicaranya yang diplomatis ini juga menekankan agar seluruh kepala desa bisa mengelola dan mengembangkan potensi desanya secara berkelanjutan.

“Langkah tersebut sangat produktif untuk membangun kemandirian ekonomi dan menciptakan kesejahteraan,” terangnya.

Kendari demikian, tukas Kadis, untuk mewujudkan semua itu dibutuhkan semangat gotong royong.

“DPMD Sumenep, Camat, Kepala desa dan masyarakat harus satu frekuensi dan memiliki semangat gotong royong dalam membangun desa,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Perkembangan data IDM pada  2016 yakni sebanyak 10 desa sangat tertinggal, 124 desa tertinggal, 186 desa berkembang dan 10 desa maju. Sedangkan  pada 2024 ini sebanyak 92 desa berkembang, 137 desa maju, dan sebanyak 101 desa mandiri.

Penulis : Amin- Igusty

Berita Terkait

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola
Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama
DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media
Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan
Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Pemkab Probolinggo Matangkan RDTR Krucil, Maron, dan Kotaanyar, Pacu Investasi Tanpa Rusak Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Proyek Rehab Interior DPRD Probolinggo Rp392 Juta Diekspor ke Surabaya, Sekwan Malah Lempar Bola

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Paparkan Inflasi Bulan September, BPS Kota Kediri Sebut Kelompok Pendidikan Jadi Penyumbang Utama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan

Berita Terbaru