Besok, Kontes Ayam Hias Shamo Piala Bupati Sumenep Digelar di Pantai e Kasoghi

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flayer Kontes Ayam Hias Shamo

Flayer Kontes Ayam Hias Shamo

Sumenep, Detikzone.id- Jangan Lupa, Kontes Ayam Hias Shamo Piala Bupati Sumenep akan digelar besok, Minggu 28/07/2024, di pantai e Kasoghi, Kecamatan Saronggi.

Event tersebut diadakan oleh Komunitas Pecinta Shamo Indonesia (Kopasi) berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjadi wadah untuk menyalurkan hobi.

Event spektakuler yang baru pertama kali diadakan di Madura ini mendapat respon positif dari pencinta ayam hias Shamo Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan animo peserta yang datang dari lintas Provinsi, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sebanyak Ratusan peserta dari lintas Provinsi sudah resmi mendaftar.

Ketua Komunitas Pecinta Shamo Jatim, Resta Amijaya mengajak masyarakat Madura maupun Jawa Timur untuk meramaikan event ayam Hias Shamo.

Ia mengatakan, sejarah pertama kali ayam hias Shamo itu diimpor dari Jepang ke Eropa mulai tahun 1884-1972.

Sampai hari ini di eropa sudah banyak peternak yang mengembangkan dengan karakter berbeda beda. Indonesia (importir) mulai mendatangkan ayam ini mulai tahun 2018 dan 2020 sekitar 100 ekor.

“Dari banyaknya peminat di Indonesia memunculkan banyak peternak di seluruh Indonesia. Di kontes ayam hias Shamo ini ada antusias peternak seluruh Indonesia untuk menunjukkan hasil ternaknya yang paling baik,” katanya.

Resta Amijaya menegaskan, pihaknya
mendukung kontes ayam Shamo lantaran peternak butuh wadah panggung untuk menyalurkan hobi sekaligus memperbaiki ekonomi, karena harga jual ayam cukup tinggi.

“Harga per-ekor ayam hias Shamo untuk indukan bisa mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta untuk kualitas yang sangat bagus,” tegasnya.

Kontes ayam hias Shamo di pantai e Kasoghi, tentu akan mendorong para peternak dari luar Madura untuk datang, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Hal itu selaras dengan komitmen Pemkab Sumenep untuk memajukan sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan dari luar Kabupaten Sumenep. Sebab, kontes tersebut tidak hanya berefek positif terhadap kunjungan wisatawan namun juga para pelaku UMKM, terutama yang paling dekat di lokasi sehingga dapat mendongkrak perekonomiannya,” ucapnya.

Resta Amijaya menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Sumenep yang mengakomodir Kontes Ayam Hias Shamo.

“Pemerintah Daerah telah membuktikan konsep Sinergitas Pentahelix dengan merangkul para Komunitas untuk menyukseskan kegiatan Kalender Event 2024. Termasuk Komunitas Pecinta Shamo Indonesia,” tandasnya.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru