Komitmen Terhadap Kualitas Kesehatan Masyarakat, Bupati Sumenep Terima Penghargaan UHC Kategori Utama

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Dr. H.  Ahmad Fauzi Wongsojudo terima penghargaan UHC Kategori Utama dari Menteri PMK di Jakarta

Foto: Bupati Sumenep Dr. H. Ahmad Fauzi Wongsojudo terima penghargaan UHC Kategori Utama dari Menteri PMK di Jakarta

Sumenep, Detikzone.id- Dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas kesehatan masyarakat, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo kembali menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Katagori Utama, dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.

Miliki Komitmen Tinggi di Bidang  Kesehatan, Bupati Sumenep Terima Penghargaan UHC Kategori Utama

Penghargaan bertajuk “Satu Dekade Program JKN-KIS Untuk Negeri tersbut diserahkan langsung Menko PMK Muhajir Efendi kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di Jakarta. Kamis, 08/08/2024.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan penghargaan yang diraih melalui program UHC merupakan hasil kerja sama semua pihak.

“Penghargaan ini hasil kerja keras bersama. Baik BPJS, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya,” kata Bupati di sela-sela menerima penghargaan, di Jakarta, Kamis (08/08/2024).

Bupati mengharapkan sinergitas dan koordinasi semua pihak terus bersama-sama meningkatkan mutu layanan kesehatan agar manfaat jaminan kesehatan melalui UHC dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi dan dorongan pemerintah daerah beserta pihak terkait, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Menurut dia, seyogyanya program UHC tidak menargetkan sebuah penghargaan, namun untuk memberikan layanan kesehatan yang kemaslahatannya dapat dirasakan oleh semua kalangan.

“Penghargaan dari Kemenko PMK harus menjadi motivasi dan dorongan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah beserta pihak terkait untuk terus menerus memberikan layanan terbaik di bidang kesehatan,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumenep memberlakukan program UHC terhitung 07 November 2022, sebagai salah satu sistem penjaminan kesehatan untuk memastikan semua penduduk mendapatkan layanan kesehatan dengan baik.

Sumenep merupakan Kabupaten di Madura yang meraih penghargaan UHC katagori utama, untuk mendapatkannya harus memenuhi syarat, yakni capaian UHC di atas 98%, tingkat keaktifan peserta di JKN pemda di atas 80% serta tidak memiliki tunggakan iuran Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sampai dengan 2023.

“Seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan harus merealisasikan program itu dengan memberikan pelayanan terbaik, sehingga dalam melayani pasien tidak membeda-bedakan pelayanannya baik umum maupun UHC,” tandasnya.

 

Penulis : **

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru