Wujud Penghargaan Terhadap Pahlawan Birokrasi, BKPSDM Sumenep  Launching Inovasi Layak Manis

Kamis, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satunya, BKPSDM dalam rangka memberikan layanan dan penghargaan terbaik kepada calon penerima pensiun, sebagai pahlawan birokrasi menciptakan program Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis).

“Inovasi Layak Manis bagian dari transformasi perubahan yang bisa  memberikan rasa nyaman dan mudah bagi ASN dalam proses usulan pensiunnya,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Peluncuran Layak Manis, di Pendopo Agung Keraton, Kamis (12/09/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layak Manis merupakan upaya mempercepat proses pelaksanaan layanan pensiun dengan cepat, mudah, dan diterima sebelum masa pensiun, sehingga diharapkan inovasi ini, sebagai upaya peningkatan layanan publik bidang manajemen ASN.

Bupati menyatakan, abdi negara yang memasuki purna tugas dengan adanya aplikasi layanan pensiun duduk manis ini, menerima SK pensiunnya tepat waktu 3 bulan sebelum yang bersangkutan pensiun.

“Sebagai salah satu bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada ASN yang pensiun, melalui aplikasi Layak Manis ini  menerima gaji pertamanya pada awal bulan pensiun,” terangnya.

Diharapkan para ASN menjunjung tinggi dan taat aturan, karena bekerja di birokrasi ada sistem dan mekanisme yang telah baku, sehingga jangan menggunakan sistem dan mekanisme sendiri agar tidak menimbulkan masalah.

“Seluruh ASN untuk bekerja sesuai aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandas Bupati.

Sementara, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, menjelaskan, komparasi sebelum adanya Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis) Surat Keputusan (SK) pensiun terlambat diterima pada bulan yang bersangkutan pensiun, belum menerima pangkat pengabdian, belum menerima tunjangan hari tua, dan juga belum bisa menerima gaji pertama pensiun.

Sedangkan sesudah adanya layanan Layak Manis surat keputusan pensiun sudah dapat diterima untuk pengurusan SK pangkat pengabdian, menerima pangkat pengabdian, menerima tunjangan hari tua, gaji pertama pensiun sudah dapat diterima pada awal bulan ASN pensiun,” terangnya.

“Selain itu, secara teknis sudah tersedia fitur notifikasi melalui Smart Id Card (SIC), dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum masuk bulan pensiun, penjemputan SKPP ke BPKSDM oleh petugas PT. Taspen, mengurangi hampir 90% tatap muka dengan petugas atau operator bahkan tidak ada, kecuali ada kendala, paperless, dan layanan antar SK pensiun express kepada ASN bersangkutan,” pungkasnya

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB