FMR dan Ratu Adil Serahkan Data Dugaan Korupsi Pemkab Blitar ke Kejaksaan Selama 7 Tahun

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone id – Front Mahasiswa Revolusioner (FMR) dan Rakyat Tuntut Amanah Keadilan (Ratu Adil) mendatangi Kejaksaan Kabupaten Blitar untuk menyerahkan data dugaan korupsi Pemkab Blitar selama tujuh tahun terakhir, pada Rabu (25/09/2024).

Kedatangan para mahasiswa tersebut mereka diikuti puluhan anggota yang membentangkan poster dan spanduk berisi tuntutan terkait dugaan kasus korupsi di Pemkab Blitar, serta apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan yang melakukanpenggeledahan di Kantor PDAM.

Mohammad Trijanto, perwakilan FMR dan Ratu Adil, menjelaskan bahwa kedatangan ini bertujuan untuk menyampaikan laporan awal mengenai dugaan korupsi dari 2017 hingga 2024.

“Kami ingin mengaudisi terkait dugaan kasus korupsi di Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Data yang dibawa mencakup dugaan korupsi di PDAM, dana hibah, dan aset Pemkab Blitar. Trijanto menegaskan bahwa audiensi ini tidak terkait dengan Pilkada, melainkan murni untuk mengungkapkan dyugaan korupsi.

Sementara itu, Kajari Kabupaten Blitar, Muhammad Yunus, menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima data dari FMR dan Ratu Adil.

“Data yang diberikan akan dipelajari dan akan ada skala prioritas dalam penanganan kasus korupsi,” kata Kajari.

Ia menambahkan bahwa kasus yang akan ditindaklanjuti adalah yang memiliki prioritas tinggi, terutama yang melibatkan kerugian besar dan pejabat daerah.

“Skala prioritas kami adalah dugaan korupsi dengan kerugian negara yang signifikan,” pungkasnya..

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Kadis Ramli Berpotensi Besar Jadi Sekda Sumenep  
Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani
BPP Batang-Batang Sumenep Menyisir Sawah, Memutus Ancaman Gagal Panen Akibat Tikus
Pasca OTT KPK, Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati
Pemkab Sumenep Targetkan Penebusan Pupuk Bersubsidi MT II 2026 Naik 50 Persen
Pengamat Hukum dan Birokrasi: Sekda Sumenep Harus Dipilih dari Birokrat yang Mampu Mengorkestrasi Pemerintahan dengan Kepala Dingin
Empat Kuda Hitam Menguat di Bursa Sekda Sumenep, Rekam Jejak Birokrat Jadi Penentu
Bupati Terkena OTT KPK, Wagub Jateng Tegaskan Layanan Publik di Kabupaten Pati Tetap Normal

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:20 WIB

Kadis Ramli Berpotensi Besar Jadi Sekda Sumenep  

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:08 WIB

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:06 WIB

BPP Batang-Batang Sumenep Menyisir Sawah, Memutus Ancaman Gagal Panen Akibat Tikus

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:32 WIB

Pasca OTT KPK, Risma Ardhi Chandra Ditunjuk sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:18 WIB

Pemkab Sumenep Targetkan Penebusan Pupuk Bersubsidi MT II 2026 Naik 50 Persen

Berita Terbaru

Moh. Ramli dikenal sebagai birokrat visioner

PEMERINTAHAN

Kadis Ramli Berpotensi Besar Jadi Sekda Sumenep  

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:20 WIB

PEMERINTAHAN

Jagung Hibrida B89 Manding: Dua Kali Lipat Hasil Panen Petani

Kamis, 22 Jan 2026 - 16:08 WIB