Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pekarangan Warga Desa Sumberasri

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id Masyarakat Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, dikejutkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki di area perkebunan belakang rumah warga pada Rabu, 25 September 2024, sekitar pukul 10.30 WIB.

Mayat bayi tersebut ditemukan di pekarangan belakang rumah Bejan, yang beralamat di Dusun Sumberasri, RT 01 RW 01.

Saksi pertama yang melihat adalah Nanik Triana (42) dan Iswanto (39), keduanya merupakan warga setempat. Penemuan ini memicu kepanikan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.

Kronologi penemuan mayat bayi laki-laki di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, terungkap setelah wartawan petisi.co melakukan penyelidikan di lokasi kejadian pada Rabu, 25 September 2024, sekitar pukul 10.30 WIB.

Saksi Nanik Triana sedang mengambil daun pepaya di pekarangan belakang rumah orang tuanya ketika ia melihat kantong plastik hitam tergeletak di tanah.

Setelah diperiksa, Nanik mendapati di dalam kantong plastik tersebut terdapat jasad bayi yang sudah tidak bergerak dan dikerubungi lalat serta semut. Di samping kantong plastik, juga ditemukan ari-ari bayi tersebut.

Segera setelah itu, Nanik melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT, Sunarwati, yang kemudian meneruskan laporan kepada perangkat desa dan Polsek Nglegok.

Mendapatkan laporan, Kapolsek Nglegok beserta Piket Reskrim, Piket Intel, dan Piket Inavis Satreskrim Polres Blitar Kota, bersama petugas medis Puskesmas Nglegok, segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korban.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa jasad bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut sudah dalam kondisi meninggal, dengan bau menyengat dan dikerubungi oleh semut serta lalat.

Setelah olah TKP dan pemeriksaan selesai, jasad bayi tersebut dibawa ke RS Mardiwaluyo Kota Blitar untuk dilakukan otopsi. Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian dan identitas orang tua bayi.

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk
Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep

Rabu, 4 November 2026 - 18:36 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Berita Terbaru