Bobrok, 2 Kegiatan Pembangunan Rabat Beton DD Tahap I Desa Buker Sampang Terindikasi Tidak Dikerjakan

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Buker, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, mengalokasikan anggaran melalui dana desa (DD) tahap 1 tahun 2024 sebesar Rp212.872.600 untuk dua kegiatan pembangunan jalan rabat beton. Pasalnya, dua kegiatan pembangunan jalan rabat beton tersebut berada di titik koordinat dusun Galisan Bangoi 1 dan Dusun Bangoi 3, Sabtu,19/10/2024

Dari informasi yang didapat media ini dana tersebut dari dua kegiatan pembangunan jalan rabat beton itu diantaranya: Dusun Galisan Bangoi 1 sebesar Rp86.338.600 sedangkan di Dusun Bangoi 3 sebesar Rp126.534.000. kalau dijumlahkan semua, sebesar Rp212.872.600.

Ilyas PJ Kades Desa Buker yang baru menjabat menjadi PJ Kades sekitar 3 bulan yang lalu mengungkapkan, dua kegiatan pembangunan jalan rabat beton tersebut terindikasi kuat tidak dikerjakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya mas ada dua kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Desa Buker tahap 1 sampai saat ini belum dikerjakan, kalau dananya sudah dicairkan akan tetapi tidak ada pekerjaan,” ungkap Ilyas PJ Kades Desa Buker.

Akibatnya, pihaknya selaku PJ Kades saat ini ada kendala keterlambatan untuk pengajuan dana desa (DD) untuk tahap II. Akan tetapi kata Ilyas, terkait dua kegiatan pembangunan jalan rabat yang ditemukan tidak dikerjakan itu, dirinya melayangkan surat teguran kepada PJ Kades, Sekdes, Bendahara Desa Buker yang sebelumnya untuk segera dikerjakan.

Surat teguran itu papar Ilyas, pihaknya menyampaikan kepada bendahara Desa Buker untuk di sampaikan ke PJ Kades yang lama.

Surat teguran tersebut kata dia, menindaklanjuti surat dari Kecamatan Jrengik pemberitahuan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) bahwa berdasarkan hasil Monev yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Kecamatan Jrengik dan Pendamping Desa serta Pendamping Lokal bahwa ditemukan dua pekerjaan fisik pembangunan jalan rabat beton yang belum dikerjakan dan diselesaikan sampai saat ini.

“Iya benar mas, kita sudah melayangkan surat teguran kepada PJ Kades, Sekdes, dan Bendahara yang lama untuk segera menyelesaikan pekerjaan rabat beton itu. Surat teguran itu saya berikan ke Bendaharanya. Sebab, akibat dari dua kegiatan itu tidak dikerjakan kita ada kendala keterlambatan pengajuan pencairan dana desa untuk tahap II,” ungkapnya

Lebih lanjut Ilyas menjelaskan bahwa perihal surat teguran yang ia layangan, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat balasan dari pihak PJ Kades yang lama kepada dirinya (Ilyas) selaku PJ Kades yang baru.

“Kalau pekerjaan itu memang dikerjakan, seharusnya dia kan ber kirim surat ke saya. Memberitahu bahwa proses pekerjaan DD tahap satu itu dikerjakan atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu Ahmad Arif Maulidi selaku PJ Kades lama di Desa Buker, saat dikonfirmasi media ini memaparkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima surat teguran dari Ilyas selaku PJ Kades yang baru. Akan tetapi, pihaknya hanya menerima surat dari Kecamatan Jrengik.

“Kalau dari Kecamatan ada, kalau dari Desa saya belum menerima,” paparnya.

Namun, terkait pekerjaan dua proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut pihaknya (PJ Kades lama) tidak menampik bahwa belum dikerjakan.

“Iya masih belum dikerjakan, saya pasrahkan kepada bendaharanya langsung, saya cairkan dan saya pasrahkan tolong supaya cepat dikerjakan saya mantau, kalau uangnya ada di bendahara. Makanya saya selaku PJ nya saya menuntut untuk dikerjakan, kalau uangnya ada di saya ya pasti saya kerjakan,” tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya selaku PJ Kades lama berjanji akan segera menyelesaikan pekerjaan dua pembangunan fisik jalan rabat beton tersebut.

“Akan dikerjakan harus itu, tapi menurut bendaharanya katanya saat ini sudah proses pekerjaan pengiriman bahan, bahan itu dari kemarin sudah ada disana. Tapi untuk masuk itu tidak bisa jadi di drop diluar. Itu nantik dikerjakan,” tutupnya

Penulis : Rosyid

Berita Terkait

Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga
Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dinas PUPR Probolinggo Gencarkan Perbaikan Jalan
Warga Tambelangan Sampang Jadi Korban Janji Palsu, Jalan Rusak Bertahun-tahun Akhirnya Dibangun dengan Swadaya
Jalan Perbatasan Sutojayan–Ngeni Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”
Jembatan Garuda Dibangun, Warga Ambunten Panjatkan Doa untuk Masa Depan
Gubernur Jatim Pesta di Grahadi, Warga Masalembu Sumenep Berjuang di Pelabuhan Rusak
Bahu Jalan Akses Utama Menuju Wisata Air Terjun Madakaripura Longsor Usai Diguyur Hujan Deras, Masyarakat Dihimbau Berhati Hati

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:41 WIB

Haji Nono Zalwa Perbaiki Jalan Rusak di Jangkar Situbondo, Aksi Nyata Tanggung Jawab Sosial ke Warga

Selasa, 7 April 2026 - 23:47 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dinas PUPR Probolinggo Gencarkan Perbaikan Jalan

Senin, 6 April 2026 - 13:14 WIB

Warga Tambelangan Sampang Jadi Korban Janji Palsu, Jalan Rusak Bertahun-tahun Akhirnya Dibangun dengan Swadaya

Senin, 6 April 2026 - 10:22 WIB

Jalan Perbatasan Sutojayan–Ngeni Rusak Parah, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Minggu, 5 April 2026 - 23:15 WIB

Parkir Bahu Jalan Soekarno Hatta Picu Kemacetan, Dishub Probolinggo Sebut Selama Tak di Trotoar Masih “Aman”

Berita Terbaru