Bupati Sumenep Pimpin Panen Raya Jagung Hibrida

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, memimpin panen raya jagung Hibrida di Kecamatan Guluk-Guluk, Jumat, 14/02 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat sektor pertanian di Sumenep.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kapolres Sumenep, Henri Noveri Santoso (diwakili Wakapolres), Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik Tayyib, Ketua Kelompok Al Muawanah, yang berlokasi di Dusun Gang Asem, Desa Guluk-Guluk. Lahan ini merupakan binaan dari BPP Konstratani Kecamatan Guluk-Guluk.

Selain merayakan panen raya jagung hibrida, Bupati Fauzi juga memanfaatkan momentum ini untuk melepas hilirisasi jagung hibrida perdana ke PT Charoen Pokphand Indonesia, sebagai bagian dari rencana pemerintah daerah untuk memperkuat kerjasama hulu-hilir sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki komitmen bersama untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

Ia juga mengingatkan para petani untuk menanam jagung dan komoditas lainnya sesuai dengan mekanisme yang ada, guna memastikan hasil panen yang berkualitas.

“Jangan sampai hasil panen kita di 2025 menurun seperti tahun 2024. Kita harus memastikan agar pemerintah tidak lagi melakukan impor jagung. Swasembada pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya di sela-sela sambutannya.

Bupati Fauzi juga menambahkan, salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian adalah dengan memantapkan kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, seperti yang terjalin dengan PT Charoen Pokphand Indonesia.

“Kami bertekad untuk menghadirkan harga jagung yang layak dan mendatangkan kesejahteraan bagi petani jagung di Sumenep,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid Menjelaskan bahwa Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Sumenep, di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, terus berkomitmen untuk memperluas penanaman jagung dan padi di wilayah Kota Keris.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian untuk mendukung ketahanan pangan secara maksimal.

Karena program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah salah satu bentuk wujud nyata dari Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Sumenep, untuk mendukung swasembada pangan. Kami terus berupaya memperluas penanaman jagung dan padi. Kami juga bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk memastikan ketahanan pangan di Sumenep dapat terjaga dengan baik,” ujarnya, Jumat (14/2/2025).

Ia menyebut memiliki target yang jelas untuk mencapai luas tanam padi sebesar 25 ribu hektare dan luas tanam jagung sebanyak 113 hektare di tahun ini.

Dengan pencapaian target tersebut, diharapkan Sumenep dapat semakin mandiri dalam hal kebutuhan pangan, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Melalui berbagai upaya ini, kami bertekad untuk mencapai target-target tersebut. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Sumenep,” tambah Chainur Rasyid menutup pernyataan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Sumenep Bawa Aspirasi Warga Kepulauan ke Kemenhub, Kelancaran Penyeberangan Jadi Prioritas
Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Bupati Sumenep Bawa Aspirasi Warga Kepulauan ke Kemenhub, Kelancaran Penyeberangan Jadi Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Berita Terbaru