14 Orang Terduga Pelaku Pengeroyokan Satu Orang Meninggal Dunia di Kediri Diamankan Satreskrim Polres Kediri

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, detikzone.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri berhasil mengamankan 14 orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di wilayah Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

Pada Sabtu (29/3/2025), Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H. S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Dr Fauzy Pratama mengumumkan bahwa belasan terduga pelaku, kebanyakan anak-anak, telah diamankan setelah proses penyelidikan yang berlangsung selama lima hari.

“Alhamdulillah, Sat Reskrim Polres Kediri telah berhasil mengamankan 14 orang yang diduga sebagai pelaku kejadian di Pagu. Insiden tersebut mengakibatkan korban harus dirawat di rumah sakit dan satu orang meninggal dunia yaitu warga Pare,” ungkap AKP Dr. Fauzy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan dari Satreskrim Polres Kediri, Polda Jatim, dan Satreskrim Polres Tulungagung berhasil menangkap tiga terduga pelaku di Tulungagung setelah melacak informasi yang diperoleh dari interogasi. Total 14 orang pelaku saat ini berada di Mapolres Kediri untuk proses lebih lanjut.

“Kemarin kami mendapatkan informasi dan berhasil mengidentifikasi beberapa terduga pelaku yang melarikan diri ke Tulungagung,” imbuhnya.

Dikatakannya, saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam dengan mencocokkan keterangan saksi serta bukti yang ada.

“Setelah pemeriksaan selesai, kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan siapa saja yang memiliki peran dalam kejadian ini serta pasal yang akan diterapkan,” kata AKP Dr Fauzy.

Menurut Kasat Reskrim AKP Dr Fauzy, para terduga pelaku mengaku melakukan tindakan tersebut setelah merasa ditantang atau diejek ketika berpapasan dengan korban di Ngasem. Kejadian itu kemudian berlanjut dengan pengejaran motor korban yang berujung pada insiden fatal tersebut. Tidak ada keterkaitan atribut atau kelompok tertentu antara kedua pihak.

Saat ini, Satreskrim Polres Kediri tengah melakukan pemeriksaan mendalam dengan memeriksa keterangan saksi dan barang bukti yang telah diamankan, termasuk enam unit sepeda motor dan atribut yang dikenakan saat kejadian.

“Mengenai informasi keberadaan senjata tajam, sejauh ini kami belum menemukannya. Dari hasil interogasi, para terduga pelaku mengaku tidak membawa sajam pada malam kejadian tersebut.” Pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah pemeriksaan selesai, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan peran serta pasal yang akan diterapkan kepada para terduga pelaku.

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 18:31 WIB

Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB