IWO Pamekasan Takziah ke Kediaman Almarhum Korban Ledakan Petasan 

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PAMEKASAN, Detikzone.id -Tunjukkan kepedulian sosial, Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan melakukan takziah/melayat ke rumah almarhum M. Roif Robbani, korban ledakan petasan beberapa hari yang lalu di Desa Pangkrayan, Kecamatan Proppo.

Kegiatan takziah dipimpin langsung Ketua Umum IWO Dyah Heny A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia datang bersama jajaran pengurus untuk  memberikan ucapan belasungkawa sekaligus memberikan semangat kepada keluarga almarhum agar tabah menghadapi takdir di kediamannya di di Dusun Beltok, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Sulaiman 40 tahun orang tua dari M. Roif Rabbani korban ledakan serpihan petasan menyampaikan terima kasih kepada IWO Pamekasan yang telah menunjukkan kepedulian sosial.

M. Roif Rabbani merupakan putra sulung dari tiga bersaudara.

Ia meninggal dunia di usia 18 tahun dan merupakan siswa kelas IIA di Ponpes Sumber Panjalin.

“”Almarhum sosok anak yang baik, aktif di lembaga pendidikan, patuh dan tidak pernah melakukan perbuatan yang merugikan orang lain maupun orang tuanya,” ujar Sulaiman.

Sebelum peristiwa nahas itu, almarhum melaksanakan sholat Ied. Kemudian bersilaturahmi saudaranya dan kerabatnya di Desa Klampar.

“Usai silaturahmi korban berpamitan ke saya bersama teman temannya akan menyaksikan pesta petasan di Desa Pangorayan,” katanya.

Sulaiman mengaku, sebelum putranya sulungnya meninggal dunia, ia tak memiliki firasat apa apa.

“Saat berpamitan akan menyaksikan pesta petasan sekitar pukul 15.30 wib bersama teman temannya juga tidak melihat gelagat yang aneh. Namun tak berselang lama saya menerima kabar melalui telepon kalau almarhum sedang berada di rumah sakit Panglegur. Tanpa menunggu, saya bergegas berangkat ke rumah sakit,” paparnya.

Setibanya dirumah sakit, Sulaiman  shock karena melihat putra sulungnya terkapar dengan kondisi tak sadarkan diri dengan luka diatas telinga kanan dan di kepala.

Melihat kondisi korban yang tragis, dirinya lemas lunglai dan pingsan.

” Saya pingsan dari Rumah Sakit sampai di bawa pulang ke rumah hingga pelaksanaan pemakaman. Itupun saya benar benar belum tersadar diri,” jelasnya.

“Saya ikhlas karena ini sudah menjadi takdir Allah SWT. Kami sekeluarga tidak menuntut bentuk apapun dan inipun murni musibah yang telah menimpa putra kami,” tandasnya.

Penulis : Subaidi

Berita Terkait

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat
KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf
Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal
Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana
Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli
Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026
NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 15:14 WIB

KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal

Kamis, 16 April 2026 - 14:11 WIB

Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana

Rabu, 15 April 2026 - 22:53 WIB

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Berita Terbaru