Usai Viral, Ajudan Kapolri Ipda E Minta Maaf atas Insiden Kekerasan di Stasiun Tawang

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, derikzone.id — Ramai diberitakan di berbagai media massa dan viral di media sosial, Ipda E, oknum anggota tim pengamanan protokoler Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan permintaan maaf kepada Makna Zaesar, jurnalis Pewarta Foto Indonesia (PFI) Perum LKBN ANTARA, terkait insiden kekerasan yang terjadi saat kunjungan kerja di Stasiun Tawang Semarang, pada Sabtu (5/4/2025).

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah pertemuan di kantor Perum LKBN ANTARA Biro Jawa Tengah di Semarang pada Minggu (6/4/2025) malam.

Ipda E mengungkapkan penyesalannya atas kejadian tersebut dan memohon maaf kepada rekan-rekan media. Dia juga menyatakan harapannya agar dalam bertugas ke depan menjadi lebih humanis, profesional, dan dewasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Jurnalis Makna Zaesar telah menerima permintaan maaf tersebut, namun ia tetap mengharapkan tindak lanjut dari institusi kepolisian terkait insiden tersebut.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menyatakan penyesalan Polri atas insiden yang seharusnya tidak terjadi.

Hal senada disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang juga turut menyampaikan permintaan maaf atas dugaan tindak kekerasan oleh ajudannya terhadap beberapa jurnalis di Stasiun Tawang.

Sigit menegaskan akan menindaklanjuti dugaan tindakan tak terpuji tersebut, karena hubungan Polri dengan awak media dinilai begitu baik.

“Saya cek dulu, karena saya baru mendengar dari link berita ini, namun kalau benar itu terjadi, saya sangat menyesalkan kejadian tersebut. Karena hubungan kita dengan teman-teman media sangat baik, segera saya telusuri dan tindak lanjuti,” kata Sigit kepada wartawan pada Minggu (6/4/2025) di Jakarta.

Dijelaskannya, ia pribadi meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada rekan-rekan media.

“Secara pribadi saya minta maaf terhadap insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman rekan rekan media,” pungkasnya.

Penulis : Bimo Gunawan

Berita Terkait

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader
Pelabuhan Situbondo Dijaga Ketat, Satpolairud Waspadai Jalur Laut Rawan Narkoba dan BBM Ilegal
Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan
TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat
KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf
Fasiltas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Pelantikan Pejabat Manajerial dan Pisah Sambut di Lapas Kendal
Pakar Hukum Soroti Kasus Mawardi Khairi, Tanpa Mens Rea dan Actus Reus Tak Bisa Dipidana

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

DPD PKS Kota Mataram Adakan Halal Bihalal, Perkuat Konsolidasi Kader

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WIB

Pelabuhan Situbondo Dijaga Ketat, Satpolairud Waspadai Jalur Laut Rawan Narkoba dan BBM Ilegal

Sabtu, 18 April 2026 - 21:44 WIB

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

TRITURA Petani Tembakau Madura Mengguncang Jakarta, Tiga Tuntutan Keras Gus Lilur Soroti Nasib Rokok Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 15:14 WIB

KH Mahrus Abdul Malik Ajak Ulama Madura Bersatu Cegah Narkoba di Pesantren, Habib Aboe Bakar Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru