Dipercaya Jadi Tuan Rumah Edukasi Ortopedi, RSUD Moh Anwar Sumenep Jadi Perhatian Dunia Medis Nasional

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang merupakan satu-satunya rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di bawah kepemimpinan Direktur dr. Erliyati, M.Kes, dipercaya menjadi tuan rumah edukasi ortopedi nasional.

Rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep ini berhasil bikin bangga dengan menjadi pusat perhatian nasional dalam dunia medis, setelah dipercaya menjadi mitra strategis dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan edukasi ortopedi bertaraf nasional.

Edukasi ortopedi nasional merupakan bagian dari The 73rd Continuing Orthopaedic Education (COE) yang digelar oleh Persatuan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) atau Indonesian Orthopaedic Association (IOA) bersama Yayasan Ortopedi Indonesia (YOI) yang berlangsung pada 3–5 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama tiga hari, RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi pusat berbagai agenda ilmiah dan sosial untuk memperkuat layanan ortopedi di wilayah kepulauan seperti Sumenep.

IOA merupakan organisasi profesi ortopedi nasional yang aktif dalam pengembangan pendidikan kedokteran berkelanjutan dan pengabdian masyarakat. Sementara YOI fokus pada peningkatan penanganan masalah ortopedi melalui edukasi, penyuluhan, serta penyediaan layanan medis untuk masyarakat luas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, menyampaikan komitmennya untuk mendukung setiap kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Beli vitamin dan suplemen

“Kami RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyambut baik kerja sama ini karena memberikan dampak langsung bagi SDM kesehatan kami dan masyarakat luas,” terang dokter Erli familiar disapa, Sabtu (3/5/2025).

Menurut dokter Erli, kegiatan ini melibatkan sejumlah program utama yang mencakup edukasi bagi masyarakat umum dan pelatihan bagi tenaga medis. Seminar awam ortopedi dan traumatologi diikuti oleh 180 lansia dan 20 guru olahraga, dengan materi seputar osteoartritis, osteoporosis, dan pencegahan cedera olahraga.

Sementara itu, seminar untuk tenaga kesehatan diikuti oleh 30 dokter dan 70 perawat dari berbagai fasilitas kesehatan di Sumenep, membahas tatalaksana cedera ekstremitas atas dan bawah, penanganan fraktur, amputasi traumatik, serta kegawatdaruratan ortopedi tulang belakang.

Di samping itu, para peserta juga dibekali dengan keterampilan langsung seperti teknik splinting, bandaging, imobilisasi tulang belakang, serta penanganan cedera olahraga di layanan primer.

Sementara itu, Ketua Umum IOA, Prof Ismail Hadisoebroto Dilogo, Sp.OT(K), menyebut kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi untuk mendekatkan layanan ortopedi ke masyarakat daerah.

“Kami berharap masyarakat Sumenep dan sekitarnya mendapatkan manfaat langsung, dan para tenaga kesehatan juga lebih siap menangani kasus-kasus ortopedi di lapangan,” terangnya.

Senada dengan itu, Ketua YOI, dr. Lia Marliana, Sp.OT(K), menegaskan bahwa seluruh dokter ortopedi di Indonesia memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam peningkatan edukasi dan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Maka kami memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk berkontribusi dalam edukasi dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai
Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren
Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis
Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke
Kolaborasi Berkah, BAZNAS dan Dinkes Sumenep Siapkan Khitan Gratis 100 Anak di Momentum Muharram
Dinkes Probolinggo Sisir Rutan Kraksaan, Ratusan Warga Binaan Bersih dari TBC
Semangat Fastabiqul Khairat Tak Pernah Padam, Usai Muliakan Ribuan Yatim dan Sedekah Rp2 Miliar di Lapas Pamekasan, BIP Kembali Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:03 WIB

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:24 WIB

Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:20 WIB

Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke

Berita Terbaru