Legislatif Keluhkan Minimnya Informasi Refocusing Anggaran dari Pemkot Blitar

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Anggota DPRD Kota Blitar mengeluhkan kurangnya informasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terkait keberlanjutan refocusing anggaran daerah. Meskipun secara regulasi perubahan anggaran cukup disampaikan melalui pemberitahuan, legislatif merasa perlu dilibatkan lebih aktif dalam proses tersebut.

Sebelumnya, Pemkot Blitar melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyelesaikan finalisasi refocusing anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Proses ini dilakukan untuk menyesuaikan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Adi Santoso, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima dokumen finalisasi anggaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami belum menerima hasil finalisasi dari TAPD. Sehingga kami belum mengetahui secara rinci bagaimana struktur anggaran setelah refocusing,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Adi menyayangkan kurangnya komunikasi antara TAPD dan DPRD pasca-rapat terakhir yang membahas anggaran. Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk dalam fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran.

“Kami bukan pihak yang mengatur atau mengintervensi anggaran, tapi kami memiliki tanggung jawab pengawasan. Jika nantinya ada kegiatan yang tidak berjalan maksimal, tentu masyarakat akan mempertanyakannya kepada kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Adi juga mempertanyakan apakah masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memulai kegiatan sesuai anggaran hasil refocusing.

Hal ini menjadi perhatian masyarakat dan biasanya diketahui melalui pemanggilan OPD oleh komisi-komisi DPRD sesuai dengan tugas dan fungsi mereka.

Ia berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif yang selama ini telah terjalin dengan baik bisa tetap dipertahankan.

“Sinergi ini harus dijaga agar masing-masing pihak bisa menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dan sesuai aturan,” pungkasnya.(Adv)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN
Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean
Sowan Ulama, Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Spiritual Kota Kediri Menjelang Tahun Baru Islam
Webinar Lentera MAPAN di Kediri Soroti Pentingnya Validitas dan Keamanan Data Kependudukan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:53 WIB

Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN

Berita Terbaru