Pemkab Sumenep Gelar Festival Ojung di Pantai Badur

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Komunitas Ojung Sapo’ Angin gelar Festival Ojung 2025 di objek wisata Pantai Badur Kecamatan Batuputih.

Festival yang diselenggarakan setiap tahun tersebut menggabungkan potensi budaya dan keindahan alam.

“Kami menginginkan dengan pelaksanaan festival ini tidak hanya sekadar menjadi media pelestarian budaya saja, tetapi juga sebagai penggerak semakin memperkenalkan wisata Pantai Badur kepada masyarakat luas,” kata Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim di sela-sela festival, di Pantai Badur, Sabtu (17/05/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Festival Ojung mampu menarik perhatian wisatawan berkunjung ke Pantai Badur, sehingga kegiatannya tidak hanya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

“Festival Ojung bukan hanya menjadi tontonan, tetapi membawa manfaat agar semakin terkenal potensi pariwisatanya,” ujarnya.

Wakil Bupati mengharapkan, Pantai Badur menjadi salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Sumenep, supaya keberadaannya memberikan efek positif, untuk menumbuhkan ekonomi dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.

“Karena itulah, Festival Ojung dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar produk UMKM dan musik tradisional di lokasi kegiatannya,” terangnya.

Ojung merupakan tradisi saling pukul badan dengan menggunakan senjata rotan dimainkan oleh dua orang, saling bergantian memukul tubuh lawannya, dan yang paling banyak mengenai badan lawan adalah pemenangnya.

Masyarakat rutin mengadakan Ojung untuk ritual agar di desa itu terhindar dari segala musibah bencana alam, termasuk ritual meminta datangnya hujan di musim kemarau.

Wabup mengajak generasi muda untuk ikut dalam pelestarian budaya, sebagai bentuk cinta terhadap tanah kelahiran dan kekayaan tradisi, agar tidak punah di tengah arus modernisasi demi menjaga identitas masyarakat.

Festival Ojung diikuti sepuluh orang pemain profesional yang telah diseleksi oleh paguyuban Ojung Sapo’ Angin.

Kegiatan ini juga melibatkan 14 desa se-Kecamatan Batuputih, untuk ikut memeriahkan kegiatan dengan melibatkan UMKM setiap desa.

“Generasi muda harus mengetahui tradisi masyarakat Kabupaten Sumenep, karena jika tidak mengenal budayanya sendiri, tentu saja mereka tidak mencintai daerahnya,” pungkas Wakil Bupati KH. Imam Hasyim

Penulis : ***

Berita Terkait

Jelang Laga Arema vs Persebaya, GEN Malang Raya Dorong Dialog Publik Demi Keamanan dan Kemanusiaan
KKKS Kecamatan Pasongsongan Sumenep Gelar Pertemuan di SDI Al Gufron Lebeng Timur
Halal Bihalal GPAI dan K3S Kecamatan Tambak Dirangkai Paripurna Guru 2026, Perkuat Sinergi Pendidikan
Keluarga Besar Brian Praneda Gelar Halal Bihalal di Jakarta, Teguhkan Nilai Silaturahmi dan Soliditas Keluarga
Madura Bersatu! Ribuan Petani dan Ulama Sambut Haji HER dengan Doa di Blumbungan Pamekasan
Kediaman Haji HER di Pamekasan Jadi Lautan Manusia, Ribuan Petani, Ulama dan Rakyat Madura Tumpah Ruah Beri Dukungan Perjuangan
Konferensi MWC NU Pasongsongan Sumenep 2026: Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Organisasi di Era Digital
Anniversary 1st RHPC Sumenep Siap Guncang Lapangan Paberasan dengan New Karisma

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:58 WIB

Jelang Laga Arema vs Persebaya, GEN Malang Raya Dorong Dialog Publik Demi Keamanan dan Kemanusiaan

Selasa, 14 April 2026 - 13:43 WIB

KKKS Kecamatan Pasongsongan Sumenep Gelar Pertemuan di SDI Al Gufron Lebeng Timur

Senin, 13 April 2026 - 11:15 WIB

Halal Bihalal GPAI dan K3S Kecamatan Tambak Dirangkai Paripurna Guru 2026, Perkuat Sinergi Pendidikan

Minggu, 12 April 2026 - 22:12 WIB

Keluarga Besar Brian Praneda Gelar Halal Bihalal di Jakarta, Teguhkan Nilai Silaturahmi dan Soliditas Keluarga

Minggu, 12 April 2026 - 18:23 WIB

Madura Bersatu! Ribuan Petani dan Ulama Sambut Haji HER dengan Doa di Blumbungan Pamekasan

Berita Terbaru