DPRD Kota Blitar Kecam PHK Tenaga Honorer, Ancam Bentuk Pansus Jika Tidak Dibatalkan

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Komisi II DPRD Kota Blitar menyatakan kekecewaan mendalam atas pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap puluhan tenaga honorer di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar.

Wakil Ketua Komisi II, Nuhan Eko Wahyudi, menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong pembatalan PHK tersebut. Ia juga menyinggung potensi adanya kepentingan politik dalam proses PHK, bahkan menyeret nama Wali Kota Blitar dalam pernyataannya.

“Ini seburuk-buruk kemungkinan, ya mudah-mudahan tidak, tapi kalau PHK tetap dilakukan, kami akan membentuk Panitia Khusus (Pansus),” ujar Nuhan, Senin (20/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi II telah memanggil pihak Dispora dan Disbudpar untuk memberikan klarifikasi dan menindaklanjuti rekomendasi pembatalan PHK. DPRD menegaskan tidak akan tinggal diam jika 26 tenaga honorer tersebut tetap diberhentikan.

Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono, membenarkan adanya PHK terhadap 16 tenaga harian lepas di dinas yang dipimpinnya. Ia menyebut pihaknya akan memanggil pihak ketiga sebagai langkah menindaklanjuti rekomendasi DPRD.

“Rekomendasi dari Komisi II adalah agar kami memberikan tanggapan atas pemberhentian tenaga kebersihan dan keamanan. Kami akan menindaklanjutinya,” ujar Edy.

Sementara itu, Dispora Kota Blitar juga melakukan PHK terhadap 10 tenaga harian lepas. Total terdapat 26 tenaga honorer yang terdampak pemutusan kerja secara tiba-tiba di dua OPD tersebut.

Komisi II DPRD Kota Blitar berharap agar Pemerintah Kota Blitar segera mengevaluasi keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga honorer di Dispora dan Disbudpar. Mereka menilai, keputusan tersebut tidak hanya berdampak pada nasib para pekerja, tetapi juga menimbulkan keresahan sosial di tengah masyarakat.

Komisi II juga mendesak agar proses evaluasi dilakukan secara transparan dan melibatkan DPRD sebagai lembaga pengawas.

“Kami tidak ingin keputusan sepenting ini diambil secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan keadilan bagi para tenaga harian lepas,” ujar Wakil Ketua Komisi II, Nuhan Eko Wahyudi.

Pihak DPRD meminta agar seluruh proses PHK dihentikan sementara sampai ada kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak terkait. Jika tuntutan tersebut tidak diindahkan, DPRD menyatakan siap mengambil langkah politik lanjutan, termasuk pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut tuntas persoalan ini.(Adv)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru