Rayakan Ultah ke-51, Indah Istri Dirut Hotel Myze Diselimuti Doa dan Cinta

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Penuh kebahagiaan, momen ulang tahun Indah di Hotel Myze.

Foto : Penuh kebahagiaan, momen ulang tahun Indah di Hotel Myze.

Sumenep – Hari Sabtu, 14 Juni 2025, menjadi salah satu momen paling bersejarah dan membahagiakan dalam hidup Ibu Indah, istri tercinta dari Hasyim, Direktur Utama Hotel Myze.

Perempuan kelahiran Gresik yang kini genap berusia 51 tahun itu merayakan hari ulang tahunnya bersama keluarga, sahabat, dan kerabat terdekat dalam suasana hangat dan penuh cinta di Hotel Myze, hotel bintang empat yang berlokasi di Jl. Trunojoyo No. 15 A, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

Acara perayaan digelar dengan khidmat namun meriah di salah satu ballroom utama hotel, yang dihias elegan dengan sentuhan warna-warna lembut dan nuansa kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak sore, para tamu mulai berdatangan, membawa senyum, doa, dan harapan baik bagi sosok perempuan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Hotel Myze maupun keluarga besar Hasyim.

Ibu Indah, yang dikenal sebagai sosok rendah hati, ramah, dan penuh perhatian, tampak anggun dalam balutan busana malam bernuansa santai.

Dengan senyum tulus, ia menyambut satu per satu tamu yang hadir—dari rekan bisnis suaminya, tokoh masyarakat, sahabat lama, hingga keluarga dari luar kota.

Sebagai ibu dari tiga anak, Indah telah melewati berbagai fase kehidupan bersama suaminya, sejak awal merintis usaha, menghadapi berbagai ujian hidup, hingga membangun Hotel Myze menjadi salah satu hotel ternama di Sumenep.

Kesetiaan dan peran besarnya dalam mendukung sang suami membuat dirinya dihormati dan dikagumi oleh banyak orang.

“Beliau bukan hanya seorang istri, tapi juga sahabat, ibu, sekaligus penyejuk hati dalam keluarga besar kami,” ungkap salah satu kerabat yang hadir dengan penuh haru.

Lebih lanjut, malam ulang tahun itu diiringi penampilan live music yang dipersembahkan oleh sekelompok pemuda kreatif Sumenep.

Dengan membawakan lagu-lagu bernuansa milenial yang akrab di telinga, mereka berhasil menciptakan suasana santai dan hangat, mengajak tamu larut dalam kebahagiaan bersama.

Tak sedikit tamu yang ikut bernyanyi, berjoget kecil, hingga mengabadikan momen melalui foto dan video sebagai kenang-kenangan.

Beberapa anak muda bahkan mempersembahkan lagu khusus sebagai bentuk penghormatan dan rasa sayang kepada sosok Ibu Indah.

Doa-doa pun mengalir deras malam itu. Dari ucapan penuh canda tawa hingga harapan tulus dari hati yang terdalam. Banyak yang mengenang bagaimana Ibu Indah hadir dalam berbagai momen penting hidup mereka, dengan ketulusan dan kepedulian yang langka.

Dalam sambutannya, Ibu Indah mengungkapkan rasa syukur atas usia yang terus bertambah dan kebersamaan yang terus terjalin erat.

Tak lupa, Dirut Hasyim turut menyampaikan ucapan selamat kepada sang istri. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kesetiaan, ketabahan, dan peran besar sang istri dalam perjalanan hidupnya baik sebagai mitra hidup maupun sebagai ibu dari anak-anak mereka.

“Di balik pria sukses, selalu ada perempuan hebat yang mendukungnya. Saya bersyukur karena itu adalah kamu, Indah, semoga tetap menjadi istri yang solehah dan menjadi ibu yang baik bagi seluruh anak-anak kami,” tutur Hasyim.

Acara meriah dan berkesan malam itu ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun serta momen tiup lilin yang sederhana namun bermakna.

Para tamu pun satu per satu pamit dengan wajah bahagia, membawa pulang kesan mendalam dari perayaan yang bukan hanya sekadar pesta, melainkan juga perayaan cinta, kesetiaan, dan rasa syukur atas perjalanan hidup yang luar biasa.

Perayaan ulang tahun ke-51 Ibu Indah menjadi bukti bahwa usia hanyalah angka, sementara cinta, persahabatan, dan keluarga adalah kekuatan sejati dalam menjalani hidup.

Penulis : Bimo Gunawan

Editor : Suparno

Sumber Berita : Detikzone.id

Berita Terkait

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI
Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep
Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme
Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat
Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa
Sinergi Fastabiqul Khairat BIP dan IPDA Purnomo Hadir Usai Seorang Ibu Ketahuan Mencuri Demi Kebutuhan Anak-anaknya
Hari ke-43 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Terus Menyalakan Cahaya Harapan bagi Dhuafa
BIP dan Griya Lansia Malang Akhiri Polemik, Publik Diajak Melihat Substansi Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:29 WIB

Usai Yayasan Dibubarkan, Isyarat Wan Sehan di Pamekasan Menjadi Energi Baru Perjuangan Kemanusiaan BANI

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:27 WIB

Hari ke-46 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Tak Pernah Absen Menyapa Kaum Dhuafa Sumenep

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:43 WIB

Istiqamah 45 Hari Berbagi di Sumenep, Detikzone.id Menjadikan Kepedulian sebagai Napas Jurnalisme

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Berakhir di Puncak Pengabdian, BIP Foundation Resmi Dibubarkan, Jejak Fastabiqul Khairat Tetap Hidup di Hati Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:21 WIB

Hari ke-44 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Henti di Sumenep, Detikzone.id Istiqamah Menjemput Senyum di Rumah-Rumah Dhuafa

Berita Terbaru