Dinsos Blitar Mulai Salurkan BLT DBHCHT Tahap I pada 1 Juli 2025

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap pertama sejak tanggal 1 Juli 2025. Program ini ditujukan bagi pekerja sektor tembakau, termasuk buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh.

Penyaluran bertujuan memberikan dukungan langsung kepada warga ber-KTP Kabupaten Blitar yang bekerja di pabrik rokok maupun di kebun tembakau dan cengkeh, termasuk pekerja di dua perusahaan rokok besar yang berada di wilayah Kota Blitar.

Menurut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, S.Sos., MM., total penerima program BLT DBHCHT tercantum dalam Surat Keputusan sebanyak 3.997 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.901 orang telah melalui proses klarifikasi dan resmi siap menerima dana. Sedangkan 81 pekerja lainnya masih dalam tahap pembukaan rekening untuk pencairan bantuan.” Jelas Yuni pada Jumat ( 4/7/2025 )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuni menjelaskan, Penyaluran dana BLT tahap pertama diperkirakan akan tersalurkan secara penuh dalam beberapa hari ke depan, dengan harapan dapat meringankan beban para pekerja sektor tembakau di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Saat ini penyaluran tahap pertama sudah berjalan sejak 1 Juli, dan sisanya akan kami cairkan pada minggu depan.

Penyaluran dana dilakukan melalui Bank Jatim guna memastikan proses distribusi berlangsung secara transparan dan tepat sasaran. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang akan diberikan selama enam bulan.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap pula untuk mendorong lahirnya sentra-sentra produksi yang berbasis kearifan lokal, seperti kerajinan tangan berbahan baku tembakau, produk kuliner olahan tembakau, maupun wisata edukasi terkait proses budidaya dan pengolahan tembakau. Dengan demikian, beban ekonomi para petani dan buruh di sektor pertembakauan tidak hanya bergantung pada hasil panen, tetapi juga mendapat tambahan sumber pendapatan dari nilai tambah kreatif.

Selain itu, program ini juga dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga keuangan mikro. Melalui pelatihan manajemen usaha, akses pembiayaan bersubsidi, dan pendampingan terus-menerus, para pelaku usaha kecil di sektor tembakau diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pangsa pasar, dan menjalankan usaha dengan prinsip keberlanjutan.

Tak kalah penting, pemerintah daerah akan mengawasi distribusi bantuan agar tepat sasaran—salah satunya dengan menggunakan data e-KTP serta basis data UMKM lokal. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk mengukur dampak sosial-ekonomi dari program ini, sekaligus mengevaluasi efektivitas program untuk ditindaklanjuti pada tahap selanjutnya. Melalui pendekatan yang holistik seperti ini, diharapkan sektor pertembakauan di Kabupaten Blitar tidak hanya survive, melainkan tumbuh menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.(Adv/Kmf)

Penulis : Bas

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB