Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin Salurkan Bantuan Rastrada Non-Tunai Tahap II kepada 7.751 KPM

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id — Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibbin, secara simbolis menyerahkan bantuan Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) tahap II dengan sistem non-tunai kepada 7.751 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kota Blitar. Masing-masing KPM menerima bantuan senilai Rp 390.000.

Penyaluran hari ini, Rabu (30/06/2025), berlangsung di tiga lokasi sekaligus: Kelurahan Sukorejo (Kecamatan Sukorejo), Kelurahan Kepanjenlor (Kecamatan Kepanjenkidul), dan Kelurahan Bendogerit (Kecamatan Sananwetan).

Pada kesempatan itu, Mas Ibbin menyampaikan bahwa kuota penerima meningkat sekitar 1.500 KPM dibanding tahap pertama, sehingga totalnya mencapai 7.751. Peningkatan ini dilakukan untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, pendataan KPM akan dilakukan setiap tiga bulan dengan melibatkan tokoh RT/RW, PKH, kader Posyandu, LPMK, dan BSM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data KPM akan terus diperbarui untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Jika ada komplain dalam 7 hari setelah pengumuman—misalnya ada yang berhak tapi belum terdata—kami akan tindak lanjuti melalui tim pendata,” jelas Mas Ibbin.

Dia menambahkan bahwa program ini sekaligus merupakan upaya pemerintah untuk beralih ke sistem bantuan non-tunai yang lebih transparan dan akuntabel, serta melibatkan unsur masyarakat dalam prosesnya.

Bantuan berupa kartu ATM Rastrada tahap II ini memungkinkan KPM membeli kebutuhan pokok melalui e-Warung mitra pemerintah, sehingga turut mendukung perekonomian lokal.

Plt. Lurah Sukorejo dan Lurah Karangsari, Agus Riyanto, menegaskan bahwa data penerima sudah sesuai hasil rapat muskel dan telah disosialisasikan. Warga memiliki waktu tujuh hari masa tenggang untuk menyampaikan keberatan atau lapor bila memang belum terdata, agar bisa difasilitasi melalui program lain seperti BAZNAS.

Plt. Lurah menghimbau bahwa warga yang belum terdata sekalipun dapat dibantu melalui Baznas atau program lain menunjukkan komitmen menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat.

“Dengan sistem komplain, pendataan ulang, dan integrasi bantuan pemerintah—baik lewat APBD maupun ZISWA, diupayakan agar tidak ada warga yang terlewat.” Tegasnya. ( Adv/Kmf )

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Retribusi Fantastis, Armada Rusak: Truk Sampah Berlubang DLH Probolinggo Jadi Sorotan
Di Tengah Pelantikan PCNU, Bupati Sampaikan Harapan Besar untuk Sumenep
Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat
Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda
Pemkab Probolinggo Tegaskan Kepatuhan Digitalisasi Pengadaan, Siap Gelar PBJ SAE Awards 2026
Siasati Efisiensi Anggaran, Pemkab Probolinggo Jajaki Skema Creative Financing lewat KPBU
Muskab KORPRI Sumenep: Wabup Tegaskan ASN Harus Solid, Adaptif, dan Siap Layani Publik Lebih Cepat

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:28 WIB

Retribusi Fantastis, Armada Rusak: Truk Sampah Berlubang DLH Probolinggo Jadi Sorotan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:54 WIB

Di Tengah Pelantikan PCNU, Bupati Sampaikan Harapan Besar untuk Sumenep

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:20 WIB

Program Presiden Prabowo Menyentuh Desa, Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey Aek Uram di Pakkat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:26 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Nasib, PPPK Paruh Waktu Sumenep Perkuat Barisan Lewat Pembentukan Korcam Gapura

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:32 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Dorong KNPI Jadi Motor Penggerak Perubahan Generasi Muda

Berita Terbaru