Dinkes Blitar Salurkan Rp1,68 M DBHCHT untuk Rehabilitasi 4 Fasilitas Kesehatan

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) anggaran 2025 untuk memperbaiki kondisi beberapa Puskesmas dan Pustu yang telah memprihatinkan.

Tahun ini, Pemkab Blitar menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp15,2 miliar. Dari jumlah itu, Rp1,68 miliar disiapkan khusus untuk rehabilitasi infrastruktur layanan kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes, Muhdianto, menjelaskan bahwa rehabilitasi ditujukan ke fasilitas dengan bangunan tidak lagi representatif dan tidak nyaman bagi pasien. “Rehabilitasi ini sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ucap Muhdianto, Selasa (8/7/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fasilitas yang menjadi target program ini meliputi:

Puskesmas Suruhwadang, Kecamatan Kademangan (rehab Puskesmas utama)
Pustu Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung
Pustu Midodaren, Kecamatan Kademangan
Pustu Kaulon, Kecamatan Sutojayan

Perbaikan kondisi fisik fasilitas kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan promotif, preventif, dan kuratif, sekaligus memupuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah
timesindonesia.

Selain sektor infrastruktur, alokasi DBHCHT juga dialokasikan untuk:

Program Bantuan Iuran Daerah (PBID) – Pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat kurang mampu, senilai Rp12,6 miliar.

Pengadaan obat-obatan, khususnya stok penting di fasilitas kesehatan, dengan dana Rp864 juta.

Dibanding tahun sebelumnya, alokasi DBHCHT tahun 2025 meningkat, mencerminkan perhatian pemerintah yang semakin besar terhadap sektor kesehatan dasar.

Muhdianto berharap dukungan anggaran ini akan terus meningkat. “Semoga ke depan semakin banyak Pustu dan Puskesmas yang bisa dibenahi, agar masyarakat di pelosok pun mendapat pelayanan kesehatan memadai,” ujarnya mengakhiri penjelasannya.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru
Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula
Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa
PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan
Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal
Bupati Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi di East Java Maritime Awards 2026, Wujud Komitmen Pemerataan Ekonomi Pesisir dan Kepulauan
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah
Semangat Harkitnas 2026, Ketua PKDI Sumenep Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Berita Terbaru