Pelaku Dugaan Pencabulan di Robatal Belum Ditangkap, MDW Kecam Kinerja Polres Sampang

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Siti Farida, Ketua MDW Sampang

Caption: Siti Farida, Ketua MDW Sampang

Sampang – Kasus dugaan pencabulan terhadap gadis berinisial R (17), warga Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, yang terjadi di Desa Gunung Rancak pada Senin malam (28/07/2025), menuai sorotan tajam publik. Pasalnya, meski telah dilaporkan secara resmi ke Polres Sampang sejak Rabu (30/07/2025), hingga kini pelaku berinisial BS, yang disebut berasal dari Kecamatan Ketapang, masih belum ditangkap dan bebas berkeliaran.

Keterlambatan penanganan tersebut mengundang kecaman keras dari Madura Development Watch (MDW) Sampang, sebuah organisasi sipil yang selama ini konsisten mengawal isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ketua MDW, Siti Farida, menyebut bahwa lambannya langkah aparat dalam menangani kasus ini mencerminkan buruknya sistem perlindungan terhadap korban kekerasan seksual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bentuk pengabaian terhadap keadilan dan perlindungan kepada korban. Harusnya, ketika laporan sudah masuk, aparat penegak hukum bergerak cepat, bukan justru membiarkan kasus berlarut-larut tanpa kejelasan,” tegasnya, Sabtu (02/08/2025).

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi, ketika dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pelaku belum ditangkap.

“Pelakunya belum ditangkap, masih dalam proses lidik,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut justru memperkuat kritik MDW terhadap minimnya urgensi dan keberpihakan aparat pada korban. Menurut Farida, tindakan yang lambat ini berpotensi membuka ruang bagi pelaku untuk menghilangkan barang bukti, mempengaruhi saksi, bahkan mengulangi perbuatannya.

“Jika polisi tidak bertindak cepat, maka bukan tidak mungkin akan muncul korban-korban baru. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal keselamatan dan nyawa,” tambahnya.

Ia menegaskan, bahwa sikap seperti ini tidak hanya mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, tetapi juga menciptakan preseden buruk dalam penanganan kasus kekerasan seksual.

“Kalau terus seperti ini, korban akan takut melapor. Polisi justru dianggap tak bisa jadi pelindung. Kami mendesak Kapolres Sampang, AKBP Hartono, untuk turun langsung memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara cepat dan profesional,” tandasnya.

Masyarakat kini menanti langkah nyata dari Polres Sampang. Di tengah sorotan tajam publik dan desakan kelompok sipil, penanganan cepat dan transparan terhadap kasus ini menjadi ujian nyata bagi institusi penegak hukum di wilayah tersebut.

Penulis : Agus Junaidi

Berita Terkait

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk
Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:28 WIB

Suami Bertahun-tahun Peras Keringat di Rantau, Dugaan Istri Main Hati dengan Pria Lain Berujung Laporan ke Polresta Sumenep

Rabu, 4 November 2026 - 18:36 WIB

Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Berawal dari Dasuk, Satresnarkoba Polresta Sumenep Buru Pemasok Sabu hingga Pamolokan, Dua Pria Diciduk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Berita Terbaru