Bahas Revisi Perpres No 65 Tahun 2007, Asosiasi Dosen Akademik Akan Menggelar Rakernas di Malang

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Saat Munas dibuka oleh Menteri di Jakarta pada tanggal 2-3 Mei lalu

Foto : Saat Munas dibuka oleh Menteri di Jakarta pada tanggal 2-3 Mei lalu

Malang – Asosiasi Dosen Akademik dan Kevokasian Seluruh Indonesia (ADAKSI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Kota Malang Pada Kamis 7 Agustus 2025, Hal ini bertujuan merespons stagnasi tunjangan fungsional dosen selama 19 tahun, dan empat isu krusial lain yang menggerogoti kesejahteraan serta karier akademik.

Di puncak agenda Rakernas I acara akan berlangsung selama 2 hari yakni mulai Tanggal 7 hingga 8 Agustus 2025 ini, ADAKSI menegaskan lima prioritas kebijakan yang harus segera diambil pemerintah.

Pertama, revisi total Perpres 65/2007 agar tunjangan fungsional dosen yang beku sejak 2007 dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman—misalnya Lektor Kepala (Rp 900.000) dapat sejajar dengan jabatan setara di lembaga lain (Rp 3,15 juta). Lebih lanjut, ADAKSI menyoroti birokrasi dan administrasi yang panjang pada kenaikan pangkat dosen, yang sering kali membutuhkan 7–10 tahun meski dosen sudah memenuhi syarat publikasi.

“Proses berlarut ini mematikan semangat dan menghambat pengembangan diri,” ujar Prof. Dr. Nikolas Fajar Wuryaningrat, anggota Dewan Pakar ADAKSI, Rabu (6/8).

Untuk diketahui, Isu ketiga menyangkut sebanyak 2.671 dosen PPPK di PTN-Baru yang harus menurunkan jabatan otomatis dari Lektor ke Asisten Ahli dan dibatasi akses studi lanjut, Padahal peran mereka vital dalam menjaga akreditasi institusi.

Agenda keempat, rapelan tunjangan kinerja 2020–2024, masih menggantung tanpa kejelasan, padahal dana hampir Rp 8 triliun seharusnya telah disiapkan.

Sementara itu, Tukin 2025 sudah dicairkan tanpa menyentuh tunggakan empat tahun sebelumnya. Terakhir, ADAKSI mendesak pemerataan tunjangan kinerja bagi seluruh dosen ASN—baik di PTN Satker, BLU, PTN-BH, maupun di wilayah LLDIKTI—karena disparitas anggaran menciptakan jurang hingga 300% antar institusi.

Menjawab semua tantangan ini, ADAKSI mengusulkan solusi terukur:

1. Kenaikan tunjangan fungsional hingga rata-rata 733% untuk setiap jenjang jabatan.
2. Sistem kenaikan pangkat otomatis berbasis kinerja melalui platform SISTER.
3. Subsidi APBN khusus untuk menutup disparitas tunjangan kinerja antar perguruan tinggi.

Rekomendasi lengkap Rakernas I akan diserahkan langsung ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kemenpan-RB, serta Komisi X DPR RI. Menurut Prof. Nikolas, “Investasi pada dosen adalah investasi masa depan bangsa. Tanpa penghargaan yang layak, visi Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi omong kosong.” pesannya.

Seluruh hasil Rakernas I ADAKSI akan disampaikan resmi pada 8 Agustus 2025, di Malang, sebelum diusulkan sebagai draf revisi regulasi. Sekaligus menjadi tolok ukur komitmen pemerintah dalam memperbaiki nasib pendidik tinggi tanah air.

Penulis : Tim

Berita Terkait

Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat
Perkuat Hak Dasar Warga Binaan, Lapas Cipinang Hadirkan Layanan Kesehatan
Budaya Dongeng Mulai Memudar di Kalangan Anak Milenial
Lapas Kendal Ikuti Apel Awal Tahun 2026 Bersama Menko HUKUM, HAM dan IMIPAS
Satgas Haji KAMMI: Mendesak KPK Umumkan Travel Haji yang terlibat Korupsi Kuota Haji
Hendak Pergi Ke Rumah Sakit,Mobil Avanza di Pemalang Hangus Terbakar
Dandim 0210/TU Hadiri Acara Pisah Sambut Kapolres Humbahas
Bupati Bogor Serukan Ketertiban, NGO KBB Kritik Realitas Proyek Mangkrak

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:18 WIB

Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:32 WIB

Perkuat Hak Dasar Warga Binaan, Lapas Cipinang Hadirkan Layanan Kesehatan

Senin, 12 Januari 2026 - 21:34 WIB

Budaya Dongeng Mulai Memudar di Kalangan Anak Milenial

Senin, 12 Januari 2026 - 14:38 WIB

Lapas Kendal Ikuti Apel Awal Tahun 2026 Bersama Menko HUKUM, HAM dan IMIPAS

Senin, 12 Januari 2026 - 12:15 WIB

Satgas Haji KAMMI: Mendesak KPK Umumkan Travel Haji yang terlibat Korupsi Kuota Haji

Berita Terbaru

NASIONAL

Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:18 WIB